Benarkah Wanita Metropolitan Lebih Cepat Tua dan Keriput?

lebih kurang 90 persen tanda-tanda penuaan sumbernya dari paparan sinar ultra violet.

Benarkah Wanita Metropolitan Lebih Cepat Tua dan Keriput?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Menurut Mona Gonahara, MD, seorang profesor klinis dari Yale School of Medicine jurusan dermatologi, lebih kurang 90 persen tanda-tanda penuaan sumbernya dari paparan sinar ultra violet.

Kebiasaan kebanyakan wanita yang hidup di negara tropis, kata Gonahara, hanya mengenakan krim tabir surya ketika sedang berjemur di pantai, berenang, dan berolahraga di pagi.

“Krim tabir surya bukan pelengkap perawatan kecantikan saat Anda berlibur. Anda harus mengenakannya setiap hari, meski banyak beraktivitas di dalam ruangan,” ujar Gonahara.

Dia menjelaskan bahwa kulit yang sering terpapar sinar matahari lebih mudah berangsur keriput dan mengalami penuaan dini.

Penuaan dini, kata Gonahara, sering terjadi pada wanita yang hidup di kota besar.

“Radikal bebas hasil dari polusi udara sangat buruk untuk kulit,” imbuhnya.

Dia memaparkan bahwa sebuah penelitian menemukan, wanita yang sering terkena polusi knalpot mobil dan polutan lingkungan lainnya mengalami kulit keriput saat usia mencapai 30 tahunan.

“Anda yang tidak ingin terlihat tua atau selalu ingin awet muda, lebih baik banyak mengonsumsi makanan kaya antioksidan, seperti sayuran hijau dan lemak ikan. Dua makanan itu bisa menetralisir radikal bebas,” pungkasnya. (Kompas.com/Kontributor Female, Rakhma)

Tags
wanita
Ikan
Editor: soni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved