TribunLampung/

Wanita Cantik yang Mengaku Istri Jenderal Marah Depan Hakim

Dalam kasus ini, terdakwa dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa dan diancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Wanita Cantik yang Mengaku Istri Jenderal Marah Depan Hakim
surya/anas miftakhudin
Ratih Puspita Dewi yang mengaku istri jenderal polisi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID SURABAYA - Ratih Puspita Dewi, warga Villa Bukit Mas Cluster Paris Blok SB yang mengaku sebagai istri seorang jenderal bertugas di Mabes Polri, protes pada hakim karena diliput oleh media massa saat menjadi saksi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (12/1/2017).

Protes yang dilakukan perempuan cantik itu saat beberapa awak media mengambil gambar sebelum sidang dimulai,

"Kenapa kalian ambil gambar saya. Saya ini istrinya jenderal di Mabes Polri," tegur Ratih.

Bahkan protes yang dilakukan itu berlanjut saat dirinya memberi kesaksian terkait pencurian dua buah cincin berlian dengan terdakwa Kholifah, pembantu rumah tangga (PRT) di rumahnya.

"Pak hakim kenapa banyak wartawan. Saya kan bukan artis," ratap Ratih agar majelis hakim melarang wartawan mengabadikan gambarnya.

Namun, protes tersebut tak bisa dipenuhi hakim yang dipimpin Yulisar SH karena sidang terbuka untuk umum.

"Ini sidang terbuka untuk umum Mbak. Juga bukan sidang anak-anak," celetuk wartawan.

Dalam dakwaan uraikan bahwa terdakwa Kholifah PRT di rumah saksi, saat membersihkan diminta mengambilkan mukena di kamar Ratih.

Begitu melihat kotak perhiasan, ia timbul rasa Ingin memiliki.

Namun terdakwa baru melakukan pencurian dua cincin emas bermata berlian seharga Rp 25 juta itu, saat dirinya membersihkan kamar saksi, Sabtu (3/9/2016).

Setelah mengambil perhiasan, terdakwa pamit pulang kampung diProbolinggo.

Perhiasan itu dijual laku Rp 2,9 juta.

Dalam kasus ini, terdakwa dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa dan diancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.

(Anas Miftakhudin)

Editor: taryono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help