TribunLampung/

Kuota Pupuk Subsidi Selalu Tak Cukup, Petani di Ketapang Pilih Gunakan Pupuk Organik

“Sudah sejak empat tahun terakhir, kuota pupuk selalu turun. Kami tidak lagi kaget. Sekarang, kami beralih ke pupuk organik,” kata seorang petani di

Kuota Pupuk Subsidi Selalu Tak Cukup, Petani di Ketapang Pilih Gunakan Pupuk Organik
net
Ilustrasi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Penurunan jumlah kuota pupuk bersubsidi di Lampung Selatan (Lamsel) pada tahun ini, tidak merisaukan petani di wilayah Ketapang.

Sebab, mereka kini mulai melirik pupuk organik sebagai pengganti pupuk kimia.

“Sudah sejak empat tahun terakhir, kuota pupuk selalu turun. Kami tidak lagi kaget. Sekarang, kami beralih ke pupuk organik,” kata seorang petani di Desa Sumbernadi, Tikno, Jumat (20/1/2017).

Menurutnya, jika mengandalkan kuota pupuk bersubsidi dari pemerintah, petani hampir pasti setiap tahun dibuat pusing.

Karena, kuotanya selalu tidak sesuai dengan kebutuhan petani.

Sudah sejak dua tahun terakhir, petani mulai menggunakan pupuk organik.

Selain membeli secara mandiri, petani juga mencoba mengolah sisa-sisa bahan padi mereka, untuk diolah menjadi pupuk organik.

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help