TribunLampung/

Presiden Jokowi Ingin Ada Jurusan "Vlog" di SMK

Perbaikan pada sistem pendidikan kejuruan harus ada, agar lulusannya memiliki kemampuan yang kompetitif.

Presiden Jokowi Ingin Ada Jurusan
Biro Pers Setpres
Presiden Joko Widodo di sela-sela kunjungan kerjanya menyempatkan diri berbelanja di Plaza Pekalongan, Minggu (7/1/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Sebanyak 82 persen tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di luar negeri, merupakan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Fakta tersebut diungkap Presiden RI, Joko "Jokowi" Widodo, dalam pembukaan Koferensi Forum Rektor Indonesia, Kamis (2/2/2017), di JCC, Senayan.

Menurut Jokowi, kondisi itu tak bisa terus-menerus dibiarkan.

Perbaikan pada sistem pendidikan kejuruan harus ada, agar lulusannya memiliki kemampuan yang kompetitif.

Lebih spesifik, Jokowi menganggap perlu ada jurusan-jurusan baru di SMK, yang menjawab tantangan zaman.

Satu di antara yang dianjurkan adalah jurusan video blog atau kerap disebut vlog.

"Kalau di SMK saya lihat jurusannya, sejak saya kecil sampai sekarang, mesti jurusan mesin, bangunan, listrik, dan itu-itu saja. Padahal, dunia berubah cepat sekali. Mestinya, ada jurusan mengenai jaringan IT, membuat video blog, aplikasi, animasi, yang sedang in," Jokowi menuturkan.

Bikin vlog makin mudah

Kemunculan vlog di internet sebenarnya sudah dimulai sejak lima hingga enam tahun lalu.

Namun, tren vlog menjadi masif pada akhir 2015, dan terus berlanjut sepanjang 2016 hingga kini.

Halaman
123
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help