TribunLampung/

Ledakan di Rumah Wali Kota Kendari, Polisi Pastikan Bom

Radiusnya sendiri hingga 100 meter karena warga masih bisa merasakan getarannya.

Ledakan di Rumah Wali Kota Kendari, Polisi Pastikan Bom
KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI
Polisi memasang garis polisi di rumah wali kota Kendari pasca ledakan . 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KENDARI - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Andap Budhi memastikan bahwa ledakan yang terjadi di kediaman pribadi Wali Kota Kendari, Asrun, positif bom.

"Iya memang ledakannya dipastikan bom, hanya untuk jenisnya kami masih selidiki lagi," ujarnya seusai meninjau lokasi ledakan, Kamis (9/2/2017).

Menurut Andap, titik ledakan itu berasal dari dapur karena terbukti dengan kondisi dapur yang hancur dan tembok juga retak.

"Radiusnya sendiri hingga 100 meter karena warga masih bisa merasakan getarannya. Ledakan diperkirakan dari dapur dan mendorong ke arah luar sehingga merusak perabotan bagian tengah dan dinding belakang rumah," ucapnya.

Untuk mengetahui jenis bom, pihaknya masih melakukan analisis serta menunggu tim dari laboratorium forensik Makassar. Hingga kini, pelaku ledakan itu belum diketahui.

"Kita masih ambil keterangan saksi-saksi yang berada di rumah, baik itu anggota Satpol PP dan petugas kebersihan," ujarnya.

Untuk diketahui, kediaman Wali Kota Kendari ditinggali anaknya, Adriatma Dwi Putra, yang merupakan calon wali kota Kendari. Rumah lantai dua itu terletak di Jalan Syech Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sultra.

Diperkirakan ledakan terjadi sekitar pukul 07.55 Wita. 

Baca: Ledakan di Rumah Wali Kota Kendari, Puluhan Polisi Diturunkan
Penulis
: Kontributor Kendari, Kiki Andi Pati

Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help