TribunLampung/
Home »

Video

Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Orgil Belum Terbina karena Ketiadaan Panti

Sebab, pihaknya tidak memiliki panti rehabilitasi terpadu. Saat ini saja, pihaknya sedang merehabilitasi orgil sebanyak 25 orang.

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Dinas Sosial (Kadissos) Bandar Lampung Tole Dailami mengatakan, pihaknya kesulitan untuk merawat orang gila ini. Sebab, pihaknya tidak memiliki panti rehabilitasi terpadu. Saat ini saja, pihaknya sedang merehabilitasi orgil sebanyak 25 orang.

"Sebenarnya, dissos itu bukan merawat orgil. Melainkan tupoksinya, merawat orang yang telah sembuh dari sakitnya (orgil) itu. Karena di dissos itu tidak ada dokternya, kan orgil itu terganggu kejiwaannya. Jadi orang yang sakit itu memang yang harus merawat ialah dokter," kata dia, kemarin.

Berdasarkan UU 23 Tahun 2014, semua kewenangan terkait panti diserahkan ke pemerintah provinsi (pemprov). "Kalau ada panti rehabilitasi terpadu itu, semua orang yang terganggu kejiwaannya harus ditempatkan di panti tersebut. Termasuk dokter yang mengobati orgil itu berada di panti rehabilitasi terpadu," katanya

Kendalanya hingga saat ini Lampung tidak ada panti rehabilitasi terpadu, dan juga orgil yang bermunculan itu merupakan kiriman dari daerah lain. Dissos terusnya, sering mengajukan permohonan perawatan bagi orgil ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) namun selalu ditolak.

"Seringkali Dissos mengajukan permohonan tapi alasan dari RSJ penuh dan itu membuat kami kecewa. Hingga saat ini orgil yang direhabilitasi Diassos dengan kondisi psikotik yakni berjumlah 25 orang. Dissos juga mendata orgil melalui Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), mereka selalu mendata setiap orgil yang ada disetiap kecamatan. Termasuk informasi orgil yang tak memakai pakaian di Jalan Katamsoe tersebut, jadi nanti penanganannya akan dikoordinasikan dengan pihak terkait," kata dia.(byu)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help