TribunLampung/

Suporter Arsenal Lakukan Aksi Protes Minta Arsene Wenger Tinggalkan The Gunners

Protes itu digelar sebelum Arsenal dibantai tamunya, Bayern Muenchen 5-1 di leg kedua 16 Besar Liga Champions.

Suporter Arsenal Lakukan Aksi Protes Minta Arsene Wenger Tinggalkan The Gunners
Give Me Sport
Arsene Wenger. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LONDON - Sekitar 200 suporter Arsenal menggelar protes di luar Stadion Emirates, markas tim berjuluk The Gunners itu, Selasa atau Rabu waktu Indonesia.

Mereka menuntut Arsene Wenger menanggalkan jabatannya sebagai manajer klub.

Para suporter juga menyebut Wenger telah membunuh masa depan klub.

Protes itu digelar sebelum Arsenal dibantai tamunya, Bayern Muenchen 5-1 di leg kedua 16 Besar Liga Champions.

Kekalahan telak di kandang membuat Arsenal kebobolan 10 gol, hanya dalam dua laga melawan Muenchen.

Wenger, yang telah menjadi manajer Arsenal sejak Oktober 1996, atau lebih dari 20 tahun, sebelumnya menegaskan tak akan mau dipaksa keluar dari klub yang dia bangun.

Para suporter itu berkumpul di luar stadion dengan meneriakkan kata-kata 'Arsene Wenger, kami minta Anda pergi' dan 'Arsene Wenger, Anda membunuh klub kami."

Mereka juga membentangkan spanduk, meminta petinggi klub untuk tak memperpanjang kontrak Wenger, yang akan habis akhir musim ini.

Seorang suporter bahkan melabeli Wenger dengan sebutan bodoh.

Sementara, beberapa yang lain memilih memboikot pertandingan dengan menjual tiket laga lawan Muenchen.

Wenger diketahui ingin bertahan lebih lama di klub London Utara itu.

Gilberto Silva, seorang pemain andalan Wenger di musim 2003-2004 ketika mereka terakhir juara Liga Inggris, turut menyatakan kalau sudah saatnya Wenger lengser.

Sementara itu, eks kapten Manchester United, Rio Ferdinand meminta suporter hati-hati dengan permintaan mereka itu.

Ferdinand menunjuk MU yang tak lolos ke Liga Champions di dua dari tiga musim sejak Alex Ferguson pergi.

"Klub ini (MU), mereka terbiasa memenangi liga, dan tiba-tiba semuanya lenyap," tegas Rio Ferdinand.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help