TribunLampung/

Cara Mengurangi Pikiran Negatif kepada Suami

Kepada Yth Psikolog. Bagaimana cara mengurangi fikiran negatif terhadap suami agar tidak terjadi emosi?

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kepada Yth Psikolog. Bagaimana cara mengurangi fikiran negatif terhadap suami agar tidak terjadi emosi? Terima kasih atas penjelasannya.

Pengirim: +6285369864xxx

Caba Bangun Hubungan Harmonis

Manusia merupakan makhluk yang mulia di dunia karena dikaruniai dan mampu untuk menggunakan akalnya. Saat berpikir bisa bersifat positip namun juga bisa bersifat negatif.

Positif atau negatifnya seseorang dalam berpikir biasanya dipengaruhi oleh pengalaman, cara pandang juga dipengaruhi oleh kesehatan mentalnya.

Apabila seseorang lebih banyak memiliki pikiran positif dan optimis maka hidupnya akan produktif, bermanfaat dan bahagia. Menurut saya apabila ibu banyak memiliki pikiran negatif dan tidak disertai fakta akan merugikan diri ibu.

Sehingga akan mengganggu hubungan dengan suami dan biasanya akan menjalar ke anak dan keluarga yang lain dikarenakan ibu berusaha untuk mempengaruhi orang lain bahwa perasaan ibu benar.

Hal - hal yang bisa ibu lakukan supaya tidak cenderung berfikiran negatif ke suami adalah:

1. Cara terbaik untuk menghilangkan pikiran negatif adalah dengan tidak menekannya melainkan berusaha untuk menerimanya. Cobalah ibu kemukakan dengan suami tentang pikiran negatif ibu terhadap suami sehingga ibu menjadi lega dan mampu melihat reaksi Suami,

2. Coba ibu bangun hubungan yang harmonis dengan suami dan anak sehingga ibu akan lebih fokus melihat aspek positif dan harapan yang baik,

3. Kurangi melamun dan berusaha untuk produktif sehingga ibu mampu membangun kesadaran diri dan tidak banyak menyalahkan orang lain,

4. Cobalah untuk rutin olah raga, relaksasi, menengok teman yang sakit sehingga ibu akan menyadari bahwa hidup ibu lebih baik dan menyenangkan.

5. Cobalah ibu mencari teman yang banyak berpikir positif dan produktif sehingga rasa marah yang ibu miliki mampu terkelola dengan baik.

Retno Riani MPSi
Psikolog

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help