TribunLampung/

Dalam Sebulan, Polres Lamsel Berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan 2 Kg Sabu dan 245,5 Kg Ganja

Kapolda Lampung Irjen Sudjarno mengatakan, hal tersebut merupakan hasil tangkapan Satuan Narkoba Polres Lamsel dalam satu bulan terakhir.

Dalam Sebulan, Polres Lamsel Berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan 2 Kg Sabu dan 245,5 Kg Ganja
TRIBUN LAMPUNG/Dedi Sutomo
Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno saat gelar perkara kasus narkoba di Mapolres Lampung Selatan, Jumat (10/3/2017) sore. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Jajaran Satuan Narkoba Polres Lampung Selatan (Lamsel) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 2 kilogram (kg) dan ganja sebanyak 245,5 kg, yang hendak dikirim ke Pulau Jawa.

Kapolda Lampung Irjen Sudjarno mengatakan, hal tersebut merupakan hasil tangkapan Satuan Narkoba Polres Lamsel dalam satu bulan terakhir.

Hal itu disampaikan Sudjarno saat gelar perkara kasus narkoba di Mapolres Lamsel, Jumat (10/3/2017).

Penangkapan pertama terjadi di Pelabuhan BBJ Muara Pilu, Bakauheni pada Senin (20/2/2017).

Polisi berhasil menggagalkan upaya pengiriman sabu sebanyak dua kg, yang dibawa dua orang tersangka bernama Samsuwir Jamir dan Jumari.

Keduanya merupakan sopir dan kernet truk tronton bernopol BK 8673 CJ.

Kedua tersangka menyimpan sabu di dashboard truk tronton.

Paket sabu tersebut diduga berasal dari Medan, dan hendak dikirim ke Jakarta.

Selanjutnya, polisi menggagalkan upaya pengiriman 44 kg ganja asal Aceh, yang hendak dibawa ke Jawa.

Bersama dengan paket ganja, polisi mengamankan M Asri dan Teuku M Irfan.

“Kedua tersangka hendak menyeberang menggunakan mobil Nissan X-Trail. Keduanya diamankan di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni,” terang Sudjarno.

Berikutnya, polisi menggagalkan upaya pengiriman 201,5 kg ganja asal Aceh pada Minggu (5/3/2017) di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

Polisi mengamankan Muktar asal Aceh, yang menjadi kurir pembawa paket ganja.

“Paket ganja ini disimpan di bawah bak dan di dinding pick up yang telah dimodifikasi,” kata Sudjarno.

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help