TribunLampung/

29 Tim dari 20 Sekolah Ikut Olimpiade Akuntansi dan Perpajakan 2017

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perpajakan (DJP) Bengkulu Lampung bekerjasama dengan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengadakan Olimpiade Aku

29 Tim dari 20 Sekolah Ikut Olimpiade Akuntansi dan Perpajakan 2017

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perpajakan (DJP) Bengkulu Lampung bekerjasama dengan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengadakan Olimpiade Akuntansi dan Perpajakan 2017, Sabtu (11/3). Olimpiade tersebut diikuti oleh 29 tim dari 20 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Provinsi Lampung.

Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Humas DJP Bengkulu dan Lampung Herman Saidi Adam menjelaskan, salah satu tujuan digelarnya olimpiade ini adalah untuk mengenalkan pajak kepada generasi muda, menumbuhkan kesadaran membayar pajak sejak dini dan salah satu upaya untuk meningkatkan penerimaan pajak sebagai sumber pembangunan daerah.

"Mereka ini lah yang jadi duta-duta kami untuk menyampaikan kepada kakaknya, orangtuanya, tetangga, atau saudaranya mengenai pajak. Kalau mereka kan masih siswa dan belum ada penghasilan, jadi kita berikan pengetahuannya dulu," jelasnya saat ditemui Tribun di lokasi acara.

Olimpiade serupa, lanjut Herman, sudah secara rutin diadakan oleh DJP Bengkulu dan Lampung bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi di Lampung. Olimpiade kali ini juga dibarengi dengan pelatihan mengenai e-filing kepada 600 dosen dan karyawan Politeknik Negeri Lampung.

Herman menambahkan, DJP Bengkulu dan Lampung juga bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi dan universitas untuk memberikan informasi dan edukasi terkait pajak melalui Tax Center. Saat ini, Tax Center tersebut sudah ada di Politeknik Negeri Lampung, Universitas Lampung, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Malahayati dan IBI Darmajaya.

Di tempat yang sama, Direktur Polinela ir. Joko S.S Hartono, M.T.A menjelaskan, saat ini, Program Studi Akuntansi dan Perpajakan menjadi salah satu prodi yang terbanyak peminatnya di Polinela. Ia juga menambahkan, bahwa lulusan Prodi Akuntansi dan Perpajakan langsung terserap di dunia kerja.

"Untuk masuk program studi ini, 1 calon mahasiswa harus bersaing dengan 10 sampai 11 mahasiswa yang lain, begitu gambaran peluangnya. Dan kedepan, ini juga semakin bertambah. Kabar baiknya bagi peserta olimpiade atau calon mahasiswa bahwa tahun ini Polinela akan membuka program studi Akuntansi dan Perpajakan untuk Strata Satu," jelasnya.

Olimpiade Akuntansi dan Perpajakan 2017 tahun ini pada akhirnya dimenangkan oleh Tim 2 SMK K BPK Penabur Bandar Lampung sebagai Juara 1. Juara 2 diraih oleh SMKN 4 Bandar Lampung dan Juara 3 oleh SMK Patria Gading Rejo. Adapun Juara Harapan 1 diraih SMKN 1 Metro dan Juara Harapan 2 diraih oleh Tim 2 SMK K BPK Penabur Bandar Lampung. Para juara mendapatkan hadiah total senilai Rp 20 juta. (ana)

Tags
Provinsi
Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help