Pilkada DKI Jakarta

Ahok Minta Sisa Dana Kampanye Buat Beli Bus TransJakarta

Bendahara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Charles Honoris menjelaskan, uang sebesar itu rencananya akan digunakan untuk kegiatan kampanye.

Ahok Minta Sisa Dana Kampanye Buat Beli Bus TransJakarta
Tribunnews
Pasangan Cagub Cawagub DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (kanan) dan Djarot Saiful Hidayat (kiri). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Tim pemenangan Ahok-Djarot menargetkan, dana Rp 25 miliar yang terkumpul di rekening, untuk kegiatan kampanye putaran dua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Bendahara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Charles Honoris menjelaskan, uang sebesar itu rencananya akan digunakan untuk kegiatan kampanye.

Di antaranya, sosialisasi menyapa warga, blusukan, kegiatan wayangan, dan event-event lain yang sifatnya sederhana.

Mereka pun memastikan tidak akan menggelar kampanye akbar, seperti konser Salam Dua Jari yang mereka lakukan pada putaran pertama.

"Selain itu juga, kami akan gunakan untuk melakukan pelatihan saksi TPS, pembuatan iklan, serta keperluan logistik selama masa kampanye," kata Charles, di Rumah Pemenangan Ahok-Djarot, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017).

Menurutnya, atas permintaan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), jika ada sisa, dana tersebut akan disumbangkan untuk kegiatan sosial, atau menambah kesejahteraan warga Jakarta.

"Pak Ahok juga berpesan kepada kami, bila nanti ada sisa dana kampanye di putaran kedua itu, akan kami gunakan membeli, seperti semacam Transjakarta Cares, atau kami sumbangkan untuk kegiatan sosial, setelah masa pilkada selesai," kata Charles.

Ia memastikan, semua keuangan yang terkumpul dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Ia pun yakin masyarakat sudah lebih percaya dan paham, dana yang disalurkan bisa membuat Jakarta lebih baik.

"Karena, perbedaan kami adalah dengan adanya gerakan gotong-royong," katanya.

Halaman
12
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help