TribunLampung/
Home »

Video

Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) 3 Polisi Ini Tak Tahu Persis Keberadaan Brigadir Medi pada Hari Pansor Terbunuh

Pada persidangan tersebut, pihak terdakwa Brigadir Medi Andika menghadirkan empat saksi meringankan.

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Persidangan kasus mutilasi anggota DPRD Bandar Lampung M Pansor digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (14/3/2017).

Pada persidangan tersebut, pihak terdakwa Brigadir Medi Andika menghadirkan empat saksi meringankan.

Keempat saksi meringankan itu adalah ahli IT Universitas Lampung Ardian Ulfan, dan tiga rekan Medi di Satuan Intelijen dan Keamanan Polresta Bandar Lampung, yaitu Novan Suprapto, John Hendra, dan Adi Asri.

Dalam kesaksian Ardian Ulfa, tim kuasa hukum Medi maupun majelis hakim menanyakan seputar mendeteksi sinyal ponsel.

Pertanyaan itu berkaitan dengan bukti yang dimiliki penuntut umum, mengenai sinyal ponsel Medi.

Sinyal ponsel Medi terdeteksi satu lokasi dengan ponsel Pansor, di hari menghilangnya Pansor.

Penuntut umum juga memiliki bukti sinyal ponsel Medi berada di Martapura, lokasi ditemukannya potongan tubuh Pansor.

Menurut Ardian, sinyal ponsel bisa terlacak lokasinya, asal ponsel tersebut dalam keadaan aktif.

Ia mengatakan, ponsel yang dalam keadaan aktif, akan terhubung dengan operator dan BTS.

Halaman
123
Penulis: wakos reza gautama
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help