TribunLampung/

Choldin Ismail Balaw, Diabadikan Jadi Nama Jalan di Kedamaian

Choldin Ismail Balaw merupakan Penyimbang Marga Balau. Ia dikenal sebagai tokoh yang bisa menyatukan Lampung Saibatin dan Pepadun sehingga rukun damai

Choldin Ismail Balaw, Diabadikan Jadi Nama Jalan di Kedamaian

Laporan Reporter Tribun Lampung Dewi Anita

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Choldin Ismail Balaw merupakan Penyimbang Marga Balau. Ia dikenal sebagai tokoh yang bisa menyatukan Lampung Saibatin dan Pepadun sehingga rukun damai. Ia juga pewaris Keratuan Balaw yang merupakan salah satu keratuan terbesar yang pernah ada di Lampung.

Keratuan Balaw berawal dari Kerajaan Skala Berak di Liwa, Lampung Barat. Namun, kemudian ada beberapa orang dari Skala Berak yang memisahkan diri ke pedalaman untuk mendirikan keratuan sendiri.

Keratuan baru ini berada di Sungai Balaw, Krui. Kemudian berkembang menjadi Keratuan Balaw. Dalam perkembangannya, Keratuan Balaw meluas hingga ke Teluk Lampung. Keratuan Balaw runtuh akibat perang yang melibatkan Kerajaan Banten dan Portugis.

Runtuhnya Keratuan Balaw tidak membuat para pewarisnya tinggal diam. Keturunan Keratuan Balaw tetap melanjutkan dengan pindah dan menyebar ke Teluk Lampung, seperti Kalianda, Katibung, Pidada, dan Way Sulan.

Choldin Balaw merupakan keturunan dan pewaris langsung Keratuan Balaw. Perannya sangat penting sebagai pemimpin dari Marga Balaw. Choldin menjadi penyimbang sejak tahun 80-an. Ia mulai melakukan tugas sebagai pimpinan setelah ayahnya meninggal.(*/det)

Tags
Kedamaian
Penulis: Dewi Anita
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help