Home »

Video

Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Nama Gubernur Lampung Disebut pada Sidang Kasus Setoran Proyek

Nama Gubernur Lampung Ridho Ficardo disebut jaksa penuntut umum saat membacakan dakwaan terdakwa mantan Kepala Biro Perekonomian Lampung

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Nama Gubernur Lampung Ridho Ficardo disebut jaksa penuntut umum saat membacakan dakwaan terdakwa mantan Kepala Biro Perekonomian Lampung Farizal Badri Zaini di Pengadilan Tipikor PN Tanjungkarang, Kamis (16/3/2017).

Jaksa penuntut umum Andri Kurniawan mengutarakan, Farizal pernah menghubungi mantan Kepala Seksi Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung Djoko Prihartanto, pada Januari 2016.

Farizal meminta Djoko menemuinya di ruang kerjanya. Pada pertemuan itu, tutur Andri, Farizal mengungkapkan ke Djoko bahwa dirinya habis rapat dengan bos, yang dalam hal ini adalah Gubernur Lampung Ridho Ficardo.

“Gw abis rapat dengan bos (maksudnya Gubernur Lampung Ridho Ficardo). Bos memerintahkan gw cari rekanan yang mau ngambil proyek,” ujar Andri menirukan ucapan Farizal saat bertemu dengan Djoko.

Menurut Andri, Djoko meminta kejelasan mengenai proyek yang dimaksud Farizal. Farizal lalu mengatakan, akan membicarakan lagi hal itu dengan bos. Beberapa hari kemudian, Farizal kembali menelepon Djoko untuk menemuinya di ruang kerja.

Djoko datang menghampiri Farizal. Andri mengutarakan, Farizal memberikan satu eksemplar kertas salinan berisi daftar paket proyek Pengairan dari Dinas Cipta dan Dinas Bina Marga. Farizal meminta Djoko mencarikan rekanan yang mau mengerjakan proyek-proyek itu.

Andri mengatakan, Farizal menjanjikan akan memberikan proyek-proyek tersebut ke rekanan dengan syarat membayar 20 persen dari nilai proyek. Djoko pun mengambil daftar paket proyek dan mencari siapa saja rekanan yang tertarik dengan paket-paket proyek tersebut.  

Terungkap sudah siapa saja nama-nama rekanan yang menyerahkan uang ke mantan Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung Farizal Badri Zaini melalui Djoko Prihartanto. Ada 11 nama yang diungkap jaksa penuntut umum Andri Kurniawan di dalam surat dakwaannya.

Andri mengutarakan, Farizal meminta Djoko mencari rekanan yang ingin mendapatkan proyek di Dinas Cipta Karya dan Dinas Bina Marga. Djoko lalu mencari orang-orang tersebut. Dapatlah 11 orang yang tertarik untuk menggarap proyek-proyek tersebut.

Mereka adalah Lela Bahar, Sangsang, Eka Wahyuni, Indra Ismail (mantan Anggota DPRD Lampung), Enda Ravico, Indra Palembang, Agus Nardi, Agung, Darmawan, Zulkarnain dan Fahrul Rozi.

Djoko menyuruh 11 orang itu datang ke kantor Farizal. Pada saat itu yang datang adalah Sangsang, Eka dan Indra Ismail. Pada pertemuan itu, Farizal meminta para rekanan untuk menyetorkan uang sebesar 20 persen dari nilai proyek.

Setelah mendapatkan penjelasan, para rekanan lalu menyerahkan uang Rp 14,137 miliar melalui Djoko. Setelah uang diserahkan, proyek yang dijanjikan tak pernah didapat para rekanan.

Tags
Video
Penulis: wakos reza gautama
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help