Proses Hukum Bagi Seseorang yang Tidak Bayar Utang

Yth Tribun Lampung. Apabila seseorang membuat surat pernyataan dia bersedia membayar utangnya setiap bulan dan jika dia tidak bayar dia bersedia dipro

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Yth Tribun Lampung. Apabila seseorang membuat surat pernyataan dia bersedia membayar utangnya setiap bulan dan jika dia tidak bayar dia bersedia diproses secara hukum. Proses hukum seperti apa yang dapat dikenakan kepada orang tersebut? Terima kasih atas penjelasannya.

Pengirim: +6285779854xxx

Ajukan Gugatan Wanprestasi ke PN

Kami terangkan bahwa pada pasal 1243 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer), berbunyi:
"Penggantian biaya, rugi dan bunga karena tak dipenuhinya suatu perikatan, barulah mulai diwajibkan, apabila si berutang, setelah dinyatakan lalai memenuhi perikatannya, tetap melalaikannya, atau jika sesuatu yang harus diberikan atau dibuatnya, hanya dapat diberikan atau dibuat dalam tenggang waktu yang telah dilampaukannya."

Selanjutnya Pasal 1244 KUHPerdata berbunyi:
"Debitur harus dihukum untuk mengganti biaya, kerugian dan bunga. bila ia tak dapat membuktikan bahwa tidak dilaksanakannya perikatan itu atau tidak tepatnya waktu dalam melaksanakan perikatan itu disebabkan oleh sesuatu hal yang tak terduga, yang tak dapat dipertanggungkan kepadanya. walaupun tidak ada itikad buruk kepadanya."

Jadi menjawab pertanyan anda upaya yang bisa Anda lakukan adalah mengajukan gugatan wanprestasi atau ingkar janji ke pengadilan negeri (PN) tempat dibuatnya perjanjian serta Anda dapat juga menuntut uang Anda kembali, beserta biaya-biaya yang sudah dikeluarkan untuk mengurus permasalahan yang timbul, ganti rugi dan juga bunga jika ada yang dijanjikan dalam perjanjian Anda tersebut.

Ajie Surya Prawira,SH
Direktur eksekutif Yayasan LKBH SPSI Lampung

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help