Liga Champions

Guardiola Ogah Bicara Perombakan Skuad Man City Pasca Rontok di Liga Champions

Manajer Manchester City, Josep Guardiola, menolak perombakan tim secara radikal setelah kegagalan di Liga Champions.

Guardiola Ogah Bicara Perombakan Skuad Man City Pasca Rontok di Liga Champions
AFP
Manajer Manchester City, Josep Pep Guardiola, meninggalkan lapangan saat jeda babak pertama laga babak 16 besar Liga Champions melawan AS Monaco di Stadion Etihad, pada 21 Februari 2017. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MANCHESTER -  Manajer Manchester City, Josep Guardiola, menolak perombakan tim secara radikal setelah kegagalan di Liga Champions.

Man City dipastikan tersisih setelah kalah 1-3 dari AS Monaco pada partai kedua babak 16 besar di Stade Louis II, Rabu (15/3/2017).

Kegagalan itu sekaligus mencoreng reputasi Guardiola. Sebab, dia selalu membawa dua klub sebelumnya, Barcelona dan Bayern Muenchen, lolos ke semifinal.

Seiring hasil minor itu, Man City pun diprediksi melakukan "cuci gudang" pada bursa musim panas 2017. Namun, Guardiola menepisnya.

"Mustahil mengganti 12 atau 13 pemain saat ini. Mereka terikat kontrak dan Anda harus membayar gajinya," tutur Guardiola.

"Dengan menghabiskan dari 40 juta-50 juta poundsterling per pemain, Anda berarti harus menggelontorkan nilai total 500 juta-600 juta poundsterling," kata pria asal Spanyol itu

Menilik materi, Man City memang masih tergolong mewah. Mereka tercatat sebagai skuad dengan nilai pasar terbesar di Premier League - kasta teratas Liga Inggris, yaitu mencapai 525 juta euro (sekitar Rp 7,5 triliun).

Di bawah mereka, ada Chelsea dengan 515 juta euro dan Arsenal dengan 492 juta euro.

Hanya, untuk prestasi sejauh ini, Man City bukanlah nomor satu. Pasukan Guardiola tertahan di peringkat ketiga dengan selisih sepuluh angka dari Chelsea di puncak tabel. (Kompas.com/Anju Christian)

Tags
Guardiola
Editor: soni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help