Alasan Honda Pilih Jual Rebel 500 di Indonesia

Meski begitu, Astra Honda Motor (AHM) memutuskan untuk mengimpor dan menjual Rebel 500.

Alasan Honda Pilih Jual Rebel 500 di Indonesia
KompasOtomotif

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA – Honda di Thailand sebenarnya memproduksi dua model Rebel, yaitu 300 (286cc) dan 500 (471cc).

Meski begitu, Astra Honda Motor (AHM) memutuskan untuk mengimpor dan menjual Rebel 500.

BACA JUGA: 3,8 Juta Kendaraan di Jakarta Tunggak Pajak

Apa alasannya?

Ternyata, ada hubungannya dengan status aturan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013, Pasal 2 Ayat 7 menyebut, kendaraan bermotor beroda dua dengan kapasitas isi silinder lebih dari 250 cc sampai dengan 500 cc, dikenai PPnBM sebesar 60 persen.

Rebel 300 dan Rebel 500 masuk dalam skema impor yang sama.

Hal itu bisa bikin banderol keduanya sangat dekat.

Padahal, kapasitas mesinnya beda.

Ketimbang Rebel 300 dengan kapasitas mesin lebih kecil, AHM pilih menjual sekalian yang paling tinggi, Rebel 500.

“Kami strateginya bawa ini dulu, kalau nanti ada permintaan 300 atau 250, itu masalah lain. Intinya kalau ada permintaan, tapi sekarang nggak. Sekarang, kami konsentrasi ini dulu,” kata GM Marketing Planning & Analysis AHM, Agustinus Indraputra, saat peluncuran Rebel 500 di Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Rebel 500 dijual Rp 147,3 juta di Indonesia.

BACA JUGA: KitKat Berencana Keluarkan Varian Cokelat Rasa Durian

AHM menjelaskan, pihaknya tidak terlalu serius pasang target karena masih membaca pasar dengan genre Rebel 500 yang tergolong baru, yaitu cruiser dengan gaya bobber.

(Febri Ardani Saragih)

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help