TribunLampung/

Dedi Afrizal: 2016 Lalu Banyak Pekerjaan yang Belum Memuaskan

Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal menyampaikan dengan pelaksanaan sidang parnipurna istimewa dapat menengok ke belakang untuk evaluasi

Dedi Afrizal: 2016 Lalu Banyak Pekerjaan yang Belum Memuaskan
Tribun Lampung/Hanif Mustafa

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal menyampaikan dengan pelaksanaan sidang parnipurna istimewa dapat menengok ke belakang untuk evaluasi program, apakah sudah berjalan serta bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, 2016 lalu banyak pekerjaan yang belum memuaskan. Sehingga pada perencanaan ke depannya harus lebih cermat dalam memberi manfaat pada masyarakat.

“Baik dalam kualitas pelayanan sampai yang bersangkutan dengan pertumbuhan ekonomi. Yang mana dapat mengantisipasi tingkat kemiskinan dan pengangguran di Lampung,” ujarnya, Senin (20/3).

Dedi Afrizal menambahkan, pembangunan Provinsi Lampung mendapat anggaran besar dari pusat. Salah satunya jalan tol, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Tetapi Dedi mengatakan harus adanya antisipasi. ”Dikhawatirkan jalan tol akan menimbulkan kerugian bagi masyarakat, selama ini kendaraan yang melalui jalan lintas mampir ke tempat-tempat usaha yang melibatkan masyarakat, seperti rumah makan peristirahatan dan lainnya,” ungkapnya.

Hal ini akan terjadi pergeseran. “Dengan beroperasinya jalan tol ini berakibat kepadatan kendaraan di suatu wilayah tertentu, sehingga mengakibatkan nilai harga jual tanah dan untuk berusaha itu sudah tidak berekonomis lagi,” lanjutnya.

Dedi menuturkan harus adanya kajian serta solusi. Harapannya sisi legislatif DPRD Lampung dapat mengajak peran fungsi anggotanya untuk membentuk peraturan daerah yang pro rakyat.

“Demikian juga melaksanakan pengawasan, sehingga program pelaksanaan pembangunan ini benar benar tepat sasaran kemudian manfaatnya dan juga dari fungsi pengawasan anggaran semua jadi satu,” tandasnya.
 

Tags
DPRD
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help