Negara Kecil Berpenduduk 27 Juta Punya 110 Menteri dengan Gaji Rp 53,2 Juta per Bulan

Berpenduduk sekitar 27 juta, negara kecil ini, baru saja menambah 50 wakil menteri dan empat menteri negara.

Negara Kecil Berpenduduk 27 Juta Punya 110 Menteri dengan Gaji Rp 53,2 Juta per Bulan
AFP/Pius Utomi Ekpei
Presiden Ghana, Nana Akufo-Addo 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, ACRRA - Berpenduduk sekitar 27 juta, negara kecil di Afrika ini, baru saja menambah 50 wakil menteri dan empat menteri negara sehingga secara keseluruhnya menjadi 110 menteri dan wakil.

Indonesia berpenduduk sekitar 260 juta memiliki hanya 37 menteri dan wakil. Negara kecil tersebut adalah Ghana di Afrika barat.

Presiden Nana Akufo-Addo pun telah mendapat kritik tajam dari sebagian besar masyarakat Ghana yang dipelopori oleh kubu oposisi, seperti dilaporkan The Independent.

Nana Akufo-Addo, yang berjanji akan memangkas pengeluaran berlebihan di tubuh pemerintah,  telah menyerang balik lawan-lawannya dengan mengatakan bahwa anggota kabinet tersebut adalah "investasi yang diperlukan" bagi negara kecil di lepas pantai barat Afrika itu.

Ia juga mengatakan, kabinetnya harus bekerja keras untuk membangun bangsa dan “takkan ada hari libur” bagi para menteri tersebut.

Sebelum pengangkatan 50 wakil menteri dan empat mengeri negara yang baru, sudah ada 56 jabatan menteri dan menteri negara.

Jumlah keseluruhan dalam komposisi kabinet yang baru itu merupakan sebuah rekor tertinggi sejak negara berpenduduk 27 juta itu mengadopsi konstitusi demokrasi pada 1992.

"Saya sadar, banyak orang prihatin tentang apa yang mereka lihat saat ini, karena mungkin akan menguras biaya pemerintah yang besar," Akufo-Addo dalam sebuah wawancara di televisi nasional.

"Ini adalah investasi yang diperlukan untuk membuat transformasi yang cepat bagi negara ini " katanya dengan menambahkan, para menteri "diangkat untuk bekerja, tidak akan ada hari libur”.

Akufo-Addo terpilih pada Desember 2016 dengan sebuah manifesto besar yakni ingin memperbaiki sejumlah masalah ekonomi dan memerangi korupsi yang menggerogoti negara itu.

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help