Putri Balau, Namanya Diabadikan Nama Jalan Putri Balau di Kedamaian

Putri Balau adalah seorang putri raja atau anak dari Ratu Dibalau dari Kerajaan Balau. Konon kecantikan sang putri sangat tersohor dan lemah lembut

Putri Balau, Namanya Diabadikan Nama Jalan Putri Balau di Kedamaian

Laporan Reporter Tribun Lampung Yoga Noldy Perdana

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Putri Balau adalah seorang putri raja atau anak dari Ratu Dibalau dari Kerajaan Balau. Konon kecantikan sang putri sangat tersohor dan lemah lembut budi pekertinya. Alkisah pada masa itu, Ratu Balau sedang mengumpulkan atau mengundang negara tetangga. Mereka diundang untuk menyaksikan malam penentuan suami bagi puterinya ini. Saat itu ada 40 orang kandidat.

Tiba-tiba pada malam penentuan itu, datang gemuruh suara dari arah mahligai tuan puteri. Putri Balau pun mendadak tak sadarkan diri. Ratu Dibalau pun memerintahkan semua hulubalang, ajudah pegawai serta petugas kerajaan mencari dukun dan ahli nujum.

Dalam kondisi tak sadar diri, putri ini bermimpi didatangi seorang pemuda dari arah utara Lampung. Pemuda itu bernama Haji Minak Pati Pejurit gelar Minak Kemala Bumi, pemimpin adat atau marga atau raja dari Kerajaan Tulangbawang.

Pemuda ini pun benar datang dan putri sadarkan diri. Ayah Putri Balau pun memberikan sebuah benda berbentuk cupu sebagai tanda ia telah bersuami. Kebiasaan memberi sebuah benda kepada seorang perempuan yang akan menikah, masih berlangsung sampai sekarang. Kebiasaan ini dikenal dengan istilah "Sesan".(*/yga)

Tags
Kedamaian
Penulis: Yoga Noldy Perdana
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help