TribunLampung/

Sutrimo Awalnya Diduga Bunuh Diri, Ternyata Dihabisi Anak Kandungnya Sendiri

Sehingga terjadi cekcok mulut, dan Sutrimo sempat mengeluarkan kata-kata kasar yang membuat sakit hati Jatmiko.

Sutrimo Awalnya Diduga Bunuh Diri, Ternyata Dihabisi  Anak Kandungnya Sendiri
Tribun Lampung/ Anung Bayuardi
ilustrasi 

KOTAAGUNG, TRIBUN - Satreskrim Polres Tanggamus dan Polsek Pugung berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap Sutrimo (62), warga Pekon Way Jaha, Kecamatan Pugung.

Sutrimo ditemukan tewas tergeletak di pinggir jalan pada Sabtu (18/3) lalu.

Menurut Kasatreskrim AKP Hendra Saputra mewakili Kapolres AKBP Ahmad Mamora, kasus ini terungkap 11 jam setelah ditemukannya jasad Sutrimo.

Semula pria yang berprofesi sebagai tukang pijat dan petani itu diduga bunuh diri.

Namun ada kejanggalan, sehingga polisi mengembangkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa para saksi.

"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, lalu gelar perkara dan dikuatkan dengan bukti medis, mayat akhirnya disimpulkan merupakan korban pembunuhan. Pelaku pembunuhan adalah anak kandungnya sendiri, yakni anak nomor dua karena sakit hati dan faktor ekonomi," ujar Hendra, Minggu (18/3).

Hal ini terungkap ketika aparat memeriksa sejumlah anggota keluarga Sutrimo, dan mendapat bukti kalau korban sebelum ditemukan tewas sempat cekcok dengan anaknya bernama Jatmiko (37).

Berdasarkan keterangan yang didapat, korban dan Jatmiko sempat berselisih pada Jumat (17/3) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kala itu Jatmiko meminta izin pulang ke rumah mertuanya di Pringsewu, namun tidak diizinkan.

Sehingga terjadi cekcok mulut, dan Sutrimo sempat mengeluarkan kata-kata kasar yang membuat sakit hati Jatmiko.

Halaman
12
Penulis: Tri Yulianto
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help