TribunLampung/

Dua Mayat Perempuan di Kalibunder

BREAKING NEWS: Sutopo Terpukul Ditinggal Istri dan Mertuanya dengan Cara Mengenaskan

Sutopo, suami ‎Yani menerangkan dirinya tidak mendapat firasat apapun, sebelum ditinggal istrinya.

BREAKING NEWS: Sutopo Terpukul Ditinggal Istri dan Mertuanya dengan Cara Mengenaskan
Tribunlampung/Anung

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI UTARA - Sutopo, suami ‎Yani menerangkan dirinya tidak mendapat firasat apapun, sebelum ditinggal istrinya. Menurutnya, Yani merupakan istri yang baik, serta tidak neko-neko di kesehariannya. "Sama tetangga juga ramah dia," kata dia, saat ditemui di rumahnya, Selasa (21/3).

Istrinya, ‎terang dia merupakan sosok ibu yang penyayang. Meskipun setiap pagi hari, dia sudah pergi ke sawah. Ia tidak lupa menyiapkan sarapan, untuk dirinya dan anaknya. "Dia orangnya disiplin. Setiap jam setengah enam pagi, dia sudah siap-siap pergi ke ladang. Kadang diantar Saya pakai motor, kadang jalan kaki sendiri," bebernya.

Ia sangat terpukul atas kepergian keduanya. Pasalnya, mereka meninggal dengan cara yang mengenaskan.

Warga Dusun Kalibundar, Desa Kali Cinta, Kotabumi Utara, digegerkan dengan ditemukannya dua orang mayat, Selasa (21/3/2017) ‎sekitar pukul 11.45 WIB.

Pasalnya, dua orang perempuan, ditemukan tewas bersimbah darah, di ladang sawah, di dusun kalibunder, Desa Kali cinta, Kotabumi Utara. Kedua mayat tersebut, diketahui bernama Yani Supriyani (35) warga Dusun 11 Kali bunder, Desa Kali Cinta, Kotabumi Utara dan Supardija (54) warga dusun 11 kali Bunder, Desa Kali Cinta, Kotabumi Utara

Sutopo (42) suami Yani menerangkan, saat itu dirinya pergi ke ladang sawah yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumahnya. Alangkah terkejutnya, ia melihat ibu mertuanya telungkup di tepi sawah. "Pas Saya lihat, lengan ibu mertua luka seperti di bacok," ucapnya seraya mengatakan ia pun mencari isterinya, yang ternyata ditemukan juga tewas di dekat ibunya.

Dirinya pun langsung histeris berteriak, meminta tolong warga. Seketika itu, warga setempat langsung berdatangan ke lokasi kejadian. (ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help