TribunLampung/

Dituntut 5 Bulan Penjara, Sekda Nonaktif Tanggamus Minta Ini

Jaksa Adi Wibowo menuntut ketiga terdakwa berupa pidana penjara selama lima bulan karena kasus kepemilikan empat butir pil happy five.

Dituntut 5 Bulan Penjara, Sekda Nonaktif Tanggamus Minta Ini
TRIBUN LAMPUNG/Wakos Gautama

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Usai mendengarkan tuntutan jaksa penuntut umum, majelis hakim mempersilakan Sekretaris Daerah nonaktif Tanggamus Mukhlis Basri dan dua terdakwa lainnya, Oktarika dan Doni untuk memberikan pembelaan.

Jaksa Adi Wibowo menuntut ketiga terdakwa berupa pidana penjara selama lima bulan karena kasus kepemilikan empat butir pil happy five.

Pada pembelaannya, Mukhlis meminta dihukum seringan-ringannya oleh majelis hakim, yang diketuai Akhmad Lakoni.  

“Saya menyesali perbuatan saya, dan saya berjanji tidak akan mengulanginya. Saya mohon kepada majelis hakim untuk memberikan hukuman seringan-ringannya,” ujar Mukhlis di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (21/3/2017)

Akhmad Lakoni lalu meminta Doni dan Oktarika untuk menyampaikan pembelaan mereka.

Kedua terdakwa itu menyatakan hal yang sama, dengan hal yang disampaikan Mukhlis.

Kuasa hukum ketiga terdakwa Nurul Hidayah tidak menyampaikan pembelaan.

“Cukup dari klien saya saja majelis,” ucap Nurul.

Dengan didengarkan pembelaan dari ketiga terdakwa, hakim ketua Akhmad Lakoni menyatakan sidang akan dilanjutkan dengan pembacaan putusan pada Kamis (23/3/2017) mendatang.

Penulis: wakos reza gautama
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help