Polisi Hentikan Kasus KDRT Andika Kangen Band

terjadinya kesepatakan perdamaian itu setelah Andika menyanggupi poin-poin tuntutan yang diajukan oleh pihak keluarga Caca.

Polisi Hentikan Kasus KDRT Andika Kangen Band
Tribun Lampung
Caca dan Andika 

BANDAR LAMPUNG, TRIBUN - Kepala Polresta Bandar Lampung mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan terdakwa Maesa Andika Setiawan alias Andika Kangen Band.

Kasatreskrim Polresta Komisaris Deden Heksa Putera mengatakan, pihaknya telah menerima surat perdamaian antara pihak keluarga Chairunisa alias Caca (istri Andika) dengan pihak Andika.

"Iya benar, proses hukum perkara Andika dihentikan," ujar Deden di ruang kerjanya, Senin (20/3).

Menurut Deden, terjadinya kesepatakan perdamaian itu setelah Andika menyanggupi poin-poin tuntutan yang diajukan oleh pihak keluarga Caca.

"Atas dasar itulah, polisi menghentikan kasusnya. Selain itu, pelapor (Caca) juga sudah mencabut laporan," terang Alumnus Akademi Kepolisian 2000 ini.

Kemarin, Andika didampingi pengacaranya, Toto Ruhanto kembali menyambangi Polresta Bandar Lampung.

Andika yang mengenakan kemeja biru partai Demokrat, celana dasar, dan sepatu pantofel warna hitam tiba di mapolresta sekitar pukul 12.50 WIB.

andika di mapolresta2
andika di mapolresta  (Tribunlampung/Heriza)

Kedatangan Andika ke mapolresta merupakan pertemuan lanjutan setelah dirinya dikeluarkan dari sel tahanan pada Sabtu (18/3).

Andika mengucapkan terima kasihnya kepada Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Murbani Budi Pitono karena telah mengabulkan permohonan penanguhan penahanan.

"Pertama, saya ucapkan terima kasih banyak kepada Kapolresta Bandar Lampung, beserta jajaran. Karena kebijaksanaanya, sehingga saya bisa beraktivitas lagi," ucap Andika.

Halaman
123
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help