TribunLampung/

Aneka Makanan Jepang Ini Tak Bikin Kantong Jebol, Rasanya Enak dan Tanpa MSG

Untuk dashi misalnya Anda cukup merogoh kocek Rp27.500/porsi. Sedangkan untuk rice bowl, hanya dibandrol Rp30 ribu.

Aneka Makanan Jepang Ini Tak Bikin Kantong Jebol, Rasanya Enak dan Tanpa MSG
Tribunlampung/Dennish

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bagi pecinta makanan Jepang, Anda dapat menikmati beragam menu khas negeri sakura di Yoshee Teppanyaki and Grill di Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya di Lampung Walk.

Yoshee Teppanyaki and Grill dirikan tiga pemiliknya yakni Yulia Herlina, Oryzha Al Ghazali, dan Yenny Herawati. Resto ini menyajikan dashi sebagai menu khasnya.

"Dashi sendiri merupakan bahan kaldu utama sup ala masakan Jepang. Di sini Anda dapat menikmati dashi dengan potongan ikan segar, ujar Oryzha Al Ghazali, Selasa (28/03/2017).

Sementara bagi penggemar daging, Anda juga dapat memesan beragam steak yang tentunya diolah dengan cara Jepang, yakni teppanyaki.

Diantara beragam steak yang ditawarkan, antara lain dori steak, chicken steak, salmon steak, dan beef steak.

Selain dua menu tadi, satu lagi yang diunggulkan resto yang berdiri sejak 1 Januari 2017 ini, yaitu rice bowl. Beragam rice bowl seperti black pepper chicken rice bowl, teriyaki.

chicken rice bowl, beef rice bowl, dan shrimp tempura rice bowl, dapat Anda nikmati bersama orang terkasih.

Dashi
Dashi (Tribunlampung/Dennish)

Diakui oryzha, bisnis ini bermula dari hobi traveling dan berburu kuliner khususnya menu teppanyaki. Dari situ, ia dan kedua saudaranya berinisiatif untuk membuka resto dengan menyajikan berbagai makanan khas Jepang.

"Kami memang suka traveling dan kuliner termasuk mencicipi makanan Jepang. Tapi terkadang kami ingin makanan Jepang dengan inovasi rasa yang berbeda. Jadi kami berpikir, kenapa gak buka resto sendiri? Selama ini, kami berinovasi dengan chef untuk membuat menu- menu baru" tambahnya

Di sisi lain, Yulia Herlina menambahkan, semua masakan yang diolah tidak menggunakan MSG. Bumbu yang digunakan adalah bumbu alami, begitu pun dengan kaldunya.

"Termasuk penggunaan minyak, kita mengurangi sekali. Apalagi seperti olahan daging. Daging itu kan sebenarnya memiliki minyak sendiri, jadi saat dimasak dia akan mengeluarkan minyak alami" jelasnya.

Soal minuman, Yulia menyediakan beragam jenis yang diracik dari sayuran dan buah, "Di sini juga ada healty juice, karena saya memang menerapkan pola hidup sehat dan menjaga sekali makanan yang dikonsumsi. Jadi saya mencoba menyajikan itu semua. Khusus healty juice, kami buat dari sayur dan buah-buahan, ujarnya.

Namun demikian, pengunjung tak perlu khawatir soal harga. Meski beragam menu diolah dengan campuran bumbu khas Jepang, namun semua masih terjangkau dan tak membuat kantong jebol. Untuk dashi misalnya Anda cukup merogoh kocek Rp27.500/porsi. Sedangkan untuk rice bowl, hanya dibandrol Rp30 ribu.

Meskipun baru beroprasi 3 bulan, resto yang buka pukul 10.00-22.00 WIB ini tak takut bersaing dengan kompetitor. Pasalnya, mereka memiliki market sendiri, dan memiliki ciri khas serta menu unggulan yang belum tentu dimiliki resto Jepang lainnya.

"Kami yakin soal rasa, kami punya menu andalan, kami punya market sendiri. Jadi kami gak takut dengan saingan yang ada", tandasnya.

Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help