TribunLampung/

Tim Paskhas TNI AU Bebaskan Sandera Teroris

"Boom!" terdengar suara ledakan dari dalam bus dan kepulan asap membumbung tinggi ke angkasa.

Tim Paskhas TNI AU Bebaskan Sandera Teroris
Helikopter Super Puma yang mengangkut sebuah kendaraan P-6 ATV (All Terrain Vehicle). Peristiwa tersebut merupakan bagian dari simulasi pembebasan sandera yang diperagakan oleh personel Satuan Detasemen Bravo 90 (Satbravo 90) Paskhas dalam rangka merayakan HUT ke-71 TNI AU di Halim Perdanakusuma, Minggu (9/4/2017).(KOMPAS.com/Kristian Erdianto) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Berdasarkan informasi intelijen, telah terjadi penyanderaan terhadap VVIP (Very Very Important Person) oleh sekelompok teroris.

Sandera tersebut tengah dibawa menuju ke luar kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan sebuah bus.

Tidak lama kemudian terdengar suara bising yang berasal dari helikopter Super Puma milik TNI AU, mencoba mendekati lokasi penyanderaan.

Dari helikopter tersebut turun delapan anggota Paskhas (Pasukan Khas) TNI AU dengan menggunakan teknik fast-rope (turun dari helikopter menggunakan tali).

Sementara heli Super Puma melayang dengan stabil beberapa meter dari permukaan tanah.

Beberapa saat setelah heli yang mengangkut personel Paskhas itu pergi, datang dua Super Puma yang masing-masing mengangkut dua kendaraan P-6 ATV (All Terrain Vehicle).

Kendaraan tersebut tergantung di bawah heli dengan menggunkan tali khusus, kemudian didaratkan secara perlahan. 

Setelah mendarat, delapan anggota Paskhas menaiki kendaraan ATV tersebut. Satu ATV mengangkut empat anggota Paskhas.

Dengan kecepatan tinggi mereka menyergap dan menghadang laju bus yang membawa sandera.

Sebagian anggota Paskhas mencoba menerobos masuk ke dalam bus, sebagian lagi mengamankan situasi di luar.

Halaman
12
Tags
TNI AU
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help