TribunLampung/

Liga Champions

Kejar Defisit Gol dari Atletico, Leicester Harus Temukan Skenario Baru

Hanya saja, banyak pihak meragukan The Foxes bisa membalikkan keadaan, setelah melihat permainan Jamie Vardy di leg pertama.

Kejar Defisit Gol dari Atletico, Leicester Harus Temukan Skenario Baru
Daily Mail
Winger Leicester City, Riyad Mahrez (biru) berusaha mengecoh bek Atletico Madrid, Stefan Savic. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Leicester City hanya defisit satu gol, di partai kontra Atletico Madrid pada babak perempat final Liga Champions.

Hanya saja, banyak pihak meragukan The Foxes bisa membalikkan keadaan, setelah melihat permainan Jamie Vardy di leg pertama.

Pada leg pertama, Vardy hanya bisa sekali melepaskan tembakan, dan itu pun melesat keluar.

Bahkan, striker berusia 30 tahun itu hanya 11 kali menyentuh bola.

Hal itu karena ia benar-benar diisolasi oleh bek Ateltico, Filipe Luis dan Diego Godin.

Padahal, Leicester harus menang saat bermain di kandang sendiri, dengan mencetak lebih dari satu gol, dan tanpa gawang mereka kebobolan.

Hal itulah yang harus dipecahkan Pelatih Craig Shakespeare, menjelang kedatangan Atletico di King Power Stadium, Rabu (19/4/2017) dini hari WIB.

Masalah di leg pertama, Vardy kesulitan memperoleh suplai bola dari lapangan tengah.

Selama ini, Vardy lebih banyak mendapat bola dari Riyad Mahrez.

Duo serangan The Foxes itu mengandalkan umpan lambung yang terukur, dan dilanjutkan dengan kemampuan Vardy menggiring bola.

Namun di Atletico, ada Godin yang sering menggagalkan umpan-umpan jauh tersebut.

Shakespeare harus bisa menemukan jalur distribusi baru bagi Vardy.

Dalam kondisi yang ekstrem, Vardy bisa saja tidak dimainkan sejak awal, dan baru dimasukkan di babak kedua.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help