TribunLampung/

Hasil Survei: Warga China Beli Handphone Baru Setiap Dua Tahun Sekali

Lebih dari 60 % responden menjadikan merek sebagai pertimbangan utama dalam memilih jenis ponsel pintar.

Hasil Survei: Warga China Beli Handphone Baru Setiap Dua Tahun Sekali
Kontan
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BEIJING - Sekitar 71,8 % warga China rata-rata membeli telepon seluler baru setiap dua tahun sekali.

Hasil survei China Youth Daily yang dipublikasikan di lamannya, Rabu (18/4), juga menyebutkan bahwa 16,8 % lainnya berganti ponsel setiap tahun sekali.

Lebih dari 60 % responden menjadikan merek sebagai pertimbangan utama dalam memilih jenis ponsel pintar.

Koran itu juga menyebutkan bahwa 51,6 % orang yang disurvei kelahiran tahun 1980-an, 21,1 % tahun 1990-an, dan 19,6 % lahir pada tahun 1970-an.

Dalam survei itu, sekitar 82,4 % responden menyatakan bahwa ponsel pintar menjadi bagian yang sangat penting dalam hidupnya, namun mereka juga mengandalkan laptop, komputer, dan tablet.

Lebih dari 63 % responden membeli ponsel baru jika ponsel lamanya bermasalah, sedangkan 42 % mengganti ponsel lamanya dengan yang baru meskipun ponsel lamanya masih berfungsi dengan baik.

Selain itu lebih dari 32 % membeli ponsel model terbaru dari merek-merek ternama.

Pada saat memilih ponsel, merek menjadi faktor penentu bagi sebagian besar konsumen dengan pertimbangan harga, kemampuan prosesor dan kamera.

Sekitar 59,9 % responden menyatakan bahwa ponsel pintar dan produk digital lainnya membuat hidup mereka lebih nyaman, namun 30,6 % responden menganggap ponsel memberikan dampak negatif dalam kehidupan mereka, demikian survei yang dilakukan oleh media yang bekantor pusat di Distrik Haidian, Beijing, itu.

Editor: Reny Fitriani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help