TribunLampung/

Mayat Bayi Perempuan Ditinggal Dalam Plastik di Masjid

Saat membersihkan masjid, bu Yayuk melihat bungkusan plastik besar di sekitar kamar mandi, setelah dibuka isinya bayi perempuan.

Mayat Bayi Perempuan Ditinggal Dalam Plastik di Masjid
Warga berkumpul di halaman masjid Nurul Hadi untuk melihat mayat bayi (Kompas.com/Markus Yuwono) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, YOGYAKARTA - Warga Dusun Logandeng, DesaLogandeng, Kecamatan Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, dihebohkan penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan di kamar mandi Masjid Nurul Hadi, Jumat (21/04/2017).

Kepala Desa Logandeng, Suhardi menyebutkan, bayi itu pertama kali ditemukan pengurus masjid Yayuk yang hendak membersihkan masjid sekitar pukul 05.20 WIB. Saat memasuki kamar mandi, ada bungkusan plastik warna hitam.

"Saat membersihkan masjid, bu Yayuk melihat bungkusan plastik besar di sekitar kamar mandi, setelah dibuka isinya bayi perempuan yang sudah meninggal," katanya.

Yayuk lantas menghubungi dirinya, kemudian dilanjutkan ke Polsek Playen. Petugas kepolisian yang datang bersama petugas medis dari Puskesmas Playen 1 langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).  

"Tadi bayi sudah dimandikan. Akan kami rawat dan makamkan di makam desa," ujarnya.

Sementara itu, dokter Puskesmas 1 Playen, Jolanda Barahama mengatakan, berdasarkan pemeriksaan luar,  bayi perempuan ini lahir saat usia kandungan 6 sampai 7 bulan. Hal itu terlihat dari bobot bayi yang kurang dari 1 kilogram.

"Bayinya berjenis kelamin perempuan, lengkap dengan ari-ari diperkirakan meninggal karena kehabisan oksigen saat dimasukkan kedalam tas," katanya.

Dari pantauan, puluhan warga masih berada di lokasi, sementara lokasi penemuan jenasah dibersihkan warga setempat. Warga rencananya akan segera memakamkan bayi malang tersebut.  Jenazah bayi masih disemayamkan di masjid dan sudah diberikan kain kafan.

Penulis: Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono

Tags
Yogyakarta
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help