TribunLampung/

Termakan Rayuan Seorang Kakek di Facebook, Gadis Ini Kehilangan Motor Usai Ditiduri

Usai makan siang bersama, keduanya tidur bersama di sebuah hotel. Gadis ini termakan bujuk rayu seorang kakek.

Termakan Rayuan Seorang Kakek di Facebook, Gadis Ini Kehilangan Motor Usai Ditiduri
Live leak
ilustrasi 

MADIUN, TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Gara-gara termakan bujuk rayu seorang kakek di Facebook, Yul, seorang gadis asal Kota Madiun harus kehilangan sepeda motornya. Tak hanya itu, gadis itu juga rela ditiduri sang kakek berinisial SM (51), asal Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali lantaran termakan janji akan segera dinikahi.

"Korban termakan bujuk rayu tersangka karena berjanji akan menikahinya sehingga korban rela meminjamkan sepeda motornya kepada tersangka namun tidak kembali," kata Kasubag Humas Polres Madiun Kota, AKP Ida Royani, Kamis ( 20/4/2017).

Menurut Ida, tersangka yang berstatus kakek dua cucu itu ditangkap aparat Polres Madiun Kota setelah korban melaporkan sepeda motor Honda Beatnya dibawa lari tersangka awal Maret 2017 lalu.

Tersangka SM ditangkap di Kota Solo, Sabtu (15/4/2017) lalu. Tersangka SM mengaku berkenalan dengan korban melalui Facebookdan Whatsapp. Selang satu setengah bulan berkenalan via onlinekeduanya janjian untuk bertemu di Terminal Purbaya Madiun, Kamis ( 2/3/2017).

Usai makan siang bersama, keduanya tidur bersama di sebuah hotel di Kota Madiun. Setelah berhubungan badan, tersangka meminjam sepeda motor korban untuk dipakai ke rumah keponakannya di Maospati.

"Tersangka berdalih membawa sepeda motor korban untuk dibawa ke rumah keponakannya meminjam uang. Korban yang sudah merasa dijanjikan untuk dinikahi akhirnya percaya dan meminjamkan sepeda motornya kepada tersangka," ungkap Ida.

Namun setelah ditunggu beberapa lama tersangka tidak kembali. Korban sempat menghubungi nomor ponsel tersangka namun sudah tidak aktif lagi. Merasa menjadi korban penipuan, lanjut Ida, keesokan harinya korban melaporkan kejadian itu ke polisi.

Berdasarkan laporan tersebut polisi melakukan penyelidikan hingga menangkap tersangka dan mengamankan sepeda motor milik korban di rumah SM. Atas perbuatannya itu, tersangka SM dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal empat tahun penjara.

Penulis: Kontributor Madiun, Muhlis Al Alawi

Tags
Jawa Timur
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help