TribunLampung/

Ditemukan di Atas Ranjang, Seorang Nenek Tewas dengan Kedua Tangan Putus

Tak lama, mereka mengevakuasi perempuan berusia 60 tahun itu ke Rumah Sakit Soedarsono, Purut, Kota Pasuruan.

Ditemukan di Atas Ranjang, Seorang Nenek Tewas dengan Kedua Tangan Putus
Net
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PASURUAN - Seorang nenek ditemukan tewas di ranjang rumahnya, di Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (26/4/2017).

Ia diduga dibunuh saat tertidur pulas.

Usai pertandingan voli, cucu korban, Ali dan Ridho menemukan tubuh neneknya penuh luka sayat di kepala, leher, dan kedua tangannya terputus.

Keduanya berteriak minta tolong ke tetangga.

Tak lama, mereka mengevakuasi perempuan berusia 60 tahun itu ke Rumah Sakit Soedarsono, Purut, Kota Pasuruan.

Sesampainya di rumah sakit, kedua cucunya itu kecewa karena tim dokter sudah menyatakan korban meninggal dunia.

"Saya tidak tahu kronologisnya. Saya hanya tahu korban sudah terluka, dan diminta tolong untuk antar ke rumah sakit," kata Asyari, kerabat korban.

Kapolres Pasuruan Ajun Komisaris Besar Muhammad Aldian mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk menangani perkara itu, dan memeriksa sejumlah saksi.

"Kami masih dalami kasus ini. Tadi, kasat reskrim sudah saya minta untuk respons cepat perkara ini," kata Aldian kepada Surya.

Hasil olah kejadian perkara di lokasi, pihaknya tidak menemukan sisa benda tajam atau benda lainnya, yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

"Kami belum tahu motif pembunuhan ini. Yang jelas, tidak ada barang beharga milik korban yang hilang. Kedua, juga tidak ada pengerusakan di rumah korban. Kami masih menyelidikinya," terang dia.

Menurut dia, dugaan sementara, motif pembunuhan itu karena faktor dendam.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help