TribunLampung/

Menunggak Tagihan Kartu Kredit, Wanita Ini Diancam akan Diperkosa Supervisor Bank

Rina mengaku ketakutan. Wanita berusia 38 tahun itu diancam akan diperkosa dan dicincang-cincang, oleh orang yang mengaku supervisor sebuah bank

Menunggak Tagihan Kartu Kredit, Wanita Ini Diancam akan Diperkosa Supervisor Bank
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MEDAN - Rina mengaku ketakutan. Wanita berusia 38 tahun itu diancam akan diperkosa dan dicincang-cincang, oleh orang yang mengaku supervisor sebuah bank karena masalah kartu kredit.

Menurut Rina, ia memang menunggak tagihan kartu kredit sebesar Rp 12.800.000.

Awalnya, Rina yang berdomisili di Medan Petisah itu, berniat ingin membayar tunggakan itu secara bertahap.

"Kemarin (Kamis, 27/4/2017), saya dapat telepon dari pegawai bank, namanya Rita. Dia nanyakan saya soal pembayaran tagihan kartu kredit," kata Rina, Jumat (28/4/2017).

Awalnya, Rina mengaku tidak bisa melunasi secara utuh tagihannya itu.

Namun, ia bisa membayarnya dengan cara mencicil.

"Setelah pegawainya telepon, belakangan saya ditelepon lagi, sama supervisor bank itu. Laki-laki itu mengancam saya," katanya.

Dengan kata-kata kasar, Rina diancam akan dibunuh, jika tak melunasi tagihan kartu kreditnya.

Ia juga diancam akan diperkosa, kalau tak melunasi tagihannya itu.

"Saya sudah coba buat laporan. Namun, polisi beralasan tidak bisa lagi buat pengaduan dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan," katanya.

Terkait kasus itu, Rina mengaku ketakutan.

Apalagi, laki-laki yang mengaku menjabat sebagai supervisor di bank itu, kerap menghubungi kantor tempat Rina bekerja.

Sehingga, ia merasa malu dengan perbuatan pihak bank tersebut.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help