TribunLampung/

Lagi 'Layani' Tamunya, PSK Ini Diminta Keluar Kamar

Ada pemandangan berbeda ketika para tim yang mayoritas mengenakan baju preman ini mengeksekusi perempuan yang kerap mangkal di warung kopi.

Lagi 'Layani' Tamunya, PSK Ini Diminta Keluar Kamar
surya/rorry nurmawati
Seorang PSK saat dirazia petugas di Mojokerto. 

Laporan Wartawan Surya Rorry Nurwawati

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MOJOKERTO - Pekerja seks komersil (PSK) rupanya masih marak di kawasan Kabupaten Mojokerto.

Kali ini, Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto merazia sembilan wanita penghibur yang telah lanjut usia di tiga kecamatan.

Sejak Sabtu (29/4/2017) siang, tim dari Dinas Sosial Kabupaten, Polres Kabupaten dan Detasemen Militer (Denpom) V/2 Mojokerto, mulai bergerak menertibkan para perempuan yang menjajakan dirinya.

Ada tempat khusus yang menjadi perhatian para penegak hukum ini, yakni di Kecamatan Jetis, Kecamatan Kemlagi, dan Kecamatan Pungging.

Ada pemandangan berbeda ketika para tim yang mayoritas mengenakan baju preman ini mengeksekusi perempuan yang kerap mangkal di warung kopi.

Widayanti seorang pekerja seks komersil asal Malang menangis meronta-ronta ketika petugas menangkapnya.

Masih lengkap mengenakan dress merah pendek dengan balutan make up yang menyala, perempuan 37 tahun sempat pingsan ketika diminta masuk ke dalam mobil.

Petugas menangkap Widayanti saat berada dalam ruangan 2 x 3 yang begitu pengap, sedang melayani seorang tamu.

Hanya dengan dilengkapi satu kipas angin, dan masih terlihat tisu berceceran di lantai, Widayanti kaget bukan kepalang melihat kedatangan petugas.

Halaman
123
Tags
PSK
Editor: taryono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help