TribunLampung/

Mencicipi Kelezatan Sate, Rica-rica dan Tongseng Daging Bekicot yang Rendah Lemak

Daging bekicot diolah dengan berbagai bumbu tradisional, membuat rasanya sangat nikmat.

Mencicipi Kelezatan Sate, Rica-rica dan Tongseng Daging Bekicot yang Rendah Lemak
TRIBUNJOGJA/GILANG SATMAKA
Tongseng, rica, hingga sate bekicot 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sate, gulai, dan tongseng biasanya menggunakan daging ayam, sapi, atau kambing. Namun lain halnya dengan kedai milik Wisang yang terletak di Sleman, DI Yogyakarta

Tempat makan yang terletak di Dusun Somorai, RT 05 RW 06 Margoagung, Seyegan, Kabupaten Sleman ini menyuguhkan sate hingga tongseng dengan bahan daging bekicot. 

Tak hanya sate, olahan daging bekicot juga dibuat gulai, rica-rica, dan tongseng.

"Satu porsi daging bekicot atau keong khasiatnya sama dengan satu lembar daging merah, dan lemaknya hanya satu persen," ujar Wisang.

Gulai dan tongseng bekicot menjadi hidangan favorit di tempat makan ini. Meski terletak di Sleman, Wisang sering mendapatkan pesanan dari daerah lainnya seperti Kabupaten Bantul.

Satu porsi sate bekicot dihargai Rp 10.000. Sangat ramah di kantong. Wisang juga mengatakan bahwa daging bekicot dapat membantu meningkatkan daya ingat anak-anak, karena kandungan proteinnya sama dengan minyak ikan hiu.

Untuk menunju tempat makan milik Wisang, Anda harus melewati Jalan Raya Cebongan ke arah Seyegan. Saat bertemu perempatan Seyegan, belok ke kanan dan ikuti jalan hingga bertemu gapura Margoagung.

Tags
Yogyakarta
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help