TribunLampung/

Terserang Jantung, Petugas Paramedis Ini Kemudikan Sendiri Ambulans ke Rumah Sakit

"Saya mencoba untuk menyelamatkan otot jantung saya, saya menyetir sendiri ambulans ke rumah sakit terdekat, dan memencet bel dan mengatakan saya

Terserang Jantung, Petugas Paramedis Ini Kemudikan Sendiri Ambulans ke Rumah Sakit
emirates247
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, VICTORIA - Seorang petugas paramedis menggunakan peralatan tugasnya untuk mendiagnosis serangan jantung, yang menyerang dirinya sendiri, dan berhasil mengendarai sendiri ambulansnya ke rumah sakit terdekat di Victoria, Australia.

Saat itu, David Watson (52) tengah bertugas sendirian pada Minggu (7/5/2017) sore waktu setempat.

"Tiba-tiba merasakan sakit di bagian dada dan kesemutan pada kedua lengan," tuturnya kepada stasiun televisi 9NEWS.

Watson lalu berlari ke ambulansnya untuk memasang sendiri alat elektrokardiogram (EKG), dan hasil pemeriksaannya adalah ia terkena serangan jantung.

"Saya berpikir, 'Oh ini tidak benar'," katanya kepada program televisi 3AW Breakfast.

"Saya mencoba untuk menyelamatkan otot jantung saya, saya menyetir sendiri ambulans ke rumah sakit terdekat, dan memencet bel dan mengatakan saya merasakan sakit di dada," tutur David Watson, dalam sebuah konfrensi pers di Victoria.

Watson, bapak dari dua orang anak yang sudah 25 tahun bekerja sebagai paramedis itu, kemudian mengemudikan ambulannya sejauh 100 meter ke unit gawat darurat terdekat di Casterton Hospital.

Ia kemudian diterbangkan ke Geelong Hospital, dan setibanya di sana, ia langsung menjalani operasi bedah mengangkat pembekuan darah, dari satu pembuluh darahnya.

"Saya dalam keadaan sadar sepanjang waktu. Mereka mengangkat penggumpalan darah dan memasang stent atau tabung dari logam, yang dimasukkan ke arteri untuk menjaga pembuluh darah jantung tetap terbuka. Saya beruntung masih hidup karena saya sangat cepat bereaksi, karena saya mampu mendiagnosis diri sendiri,".

Watson lalu disarankan untuk mengambil cuti selama dua bulan oleh dokter untuk pemulihan.

Tanda-tanda awal

Paramedis di Mobile Intensive Care, Michael Wells mengatakan dalam konferensi pers itu, "Dave sangat beruntung, ia bisa mengenali tanda-tanda itu lebih awal."

Ia juga memuji Watson yang 'berpikir tenang' dan mengatakan bahwa diagnosis yang ia lakukan terhadap dirinya sendiri, telah menyelamatkan hidupnya.

Istri Watson, Nicole, tengah dalam perjalanan pulang ke rumahnya usai menyaksikan pertandingan bola, saat menerima telepon dari rumah sakit.

"Ketika ditelepon rumah sakit, tidak pernah terlintas dalam pikiran saya ia akan terkena serangan jantung karena saya tahu ia sangat bugar," katanya.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help