TribunLampung/

Pengemudi GoJek Disweeping

Polisi Akan Mediasi Pokbal dan Pengelola Go-Jek Terkait Kesepakatan Lokasi Penjemputan Penumpang

Ditlantas Polda Lampung beserta Polresta Bandar Lampung akan kembali melakukan mediasi antara Persatuan Ojek Kota Bandar Lampung (Pokbal), dan

Polisi Akan Mediasi Pokbal dan Pengelola Go-Jek Terkait Kesepakatan Lokasi Penjemputan Penumpang
TRIBUN LAMPUNG/Dewi Anita
Dirlantas Polda Lampung Komisaris Besar Prahoro Triwahyono. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dewi Anita

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ditlantas Polda Lampung beserta Polresta Bandar Lampung akan kembali melakukan mediasi antara Persatuan Ojek Kota Bandar Lampung (Pokbal), dan pengelola Go-Jek di Bandar Lampung pada Senin (15/5/2017).

Mediasi bertujuan untuk mengingatkan kembali kesepakatan bersama antara keduanya, yang telah dibuat saat Go-Jek pertama kali mulai operasional di Lampung.

Dirlantas Polda Lampung Komisaris Besar Prahoro Triwahyono mengatakan, kesepakatan bersama yang telah dibuat terkait lokasi penjemputan penumpang.

"Dari awal sudah ada kesepakatan, radius 20 meter dari pangkalan ojek biasa atau Pokbal, ojek online tidak boleh mengambil penumpang. Namun yang terjadi, ada yang mengambil dekat pangkalan, maka para Pokbal ini marah," ungkapnya, Minggu (14/5/2017).

"Kami akan mediasi lagi pada Senin nanti. Supaya, kedua pihak tidak lagi berselisih," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Pokbal, Albert mengatakan, driver (pengemudi) Go-Jek telah melanggar kesepakatan bersama, yang dibuat pada awal April 2017 lalu.

"Mereka melanggar aturan. Mengambil penumpang dekat dengan pangkalan ojek kami," ungkapnya, Minggu.

Hal itu disampaikan saat pertemuan antara Pokbal dengan dengan Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Murbani Budi Pitono, dan Dirlantas Polda Lampung Komisaris Besar Prahoro Triwahyono, di Pos Polisi Tugu Adipura.

LIHAT VIDEO: Sweeping Pengemudi Go-Jek dan Bakar Atributnya, Ini Permintaan Pokbal

"Kami tidak akan saling mengganggu karena kami kerja untuk mencari nafkah, untuk makan. Kami marah karena kami diganggu dahulu," ungkap Albert.

Selain itu, menurut Albert, ada oknum yang merusak pangkalan ojek.

Alasan-alasan tersebut, Albert mengatakan, yang membuat Pokbal melakukan sweeping terhadap pengemudi Go-Jek di Bandar Lampung.

Penulis: Dewi Anita
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help