TribunLampung/

Konsumsi BBM di Lampung Diprediksi Naik 5,4 Persen Selama Ramadan hingga Lebaran

Jelang bulan puasa dan hari raya Idul Fitri 1438 H, Pertamina menyatakan kesiapannya, terutama untuk melayani kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bagi

Konsumsi BBM di Lampung Diprediksi Naik 5,4 Persen Selama Ramadan hingga Lebaran
Tribun Jabar
Ilustrasi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jelang bulan puasa dan hari raya Idul Fitri 1438 H, Pertamina menyatakan kesiapannya, terutama untuk melayani kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat.

Pertamina memprediksikan, di Lampung secara keseluruhan, kebutuhan BBM akan meningkat sebesar 5,4 persen pada bulan puasa dan Lebaran nanti.

Area Manager Communication and Relations Pertamina Sumbagsel, M Roby Hervindo menjelaskan, apabila dirinci, prediksi kenaikan tersebut untuk masing-masing jenis bahan bakar minyak adalah premium naik 1 persen, pertalite naik 8-10 persen, pertamax 5 persen, pertamina dex 5 persen, dan dex lite naik 10 persen, dari rata-rata kebutuhan sehari-hari.

Sebagai informasi, dalam rata-rata bulanan, konsumsi BBM di Lampung untuk premium sebanyak 42.000 kl, pertalite (29.000 kl), pertamax (5.000 kl), dan pertamina dex (399 kl).

"Secara keseluruhan untuk BBM di Lampung akan meningkat sebesar 5,4 persen. Akan tetapi, yang kami siapkan adalah 10 persen. Sehingga, masih ada spare apabila realisasinya lebih besar dari prediksi yang 5,4 persen itu tadi," jelasnya, di dampingi Sales Executive Retail Pertamina Lampung Hutama Yoga Wisesa, saat silaturahmi di Rumah Kayu, Rabu (17/5/2017) siang.

Roby melanjutkan, Pertamina juga membentuk satgas untuk pengamanan stok dan distribusi BBM.

Khusus untuk lebaran tahun ini, Satgas Pertamina diaktifkan pada H-15 sampai dengan H+7 lebaran.

Hal tersebut mengingat ada beberapa tantangan yang harus dihadapi dalam proses distribusi, antara lain kondisi medan di mana banyak daerah yang rawan longsor, pengiriman via sungai yang terpengaruh ombak tinggi, hingga kemacetan.

"Sehingga butuh dukungan dari kepolisian untuk beri prioritas kepada mobil yang angkut BBM, untuk kelancaran distribusi sampai H+7 Lebaran. Kemudian untuk ketahanan stok di TBBM, apabila biasanya ketahanan stok di TBBM adalah 10 hari, maka untuk puasa dan Lebaran ini, ketahanan stoknya kami tambah menjadi 15 hari kedepan," imbuh Roby.

Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Lampung memiliki kapasitas lebih dari 4.000 kl per harinya.

Itu adalah TBBM terbesar di Sumatera sebab kebutuhan BBM yang tinggi, dan Lampung adalah salah satu jalur mudik.

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help