TribunLampung/

2 Perguruan Pencak Silat Bentrok, 4 Tersangka Ditahan

Peristiwa saat itu bukan bentrokan antar massa. Saat itu peristiwa bentrok hanya dua orang melawan masyarakat.

2 Perguruan Pencak Silat Bentrok, 4 Tersangka Ditahan
Beberapa anggota Polres Madiun berjaga-jaga didepan pintu masuk Mapolres Madiun, Rabu ( 17 / 5 / 2017) malam(KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MADIUN - Penyidik Reserse dan Kriminal Polres Madiun menahan empat orang tersangka kasus bentrok dua perguruan pencak silat ternama di Kabupaten Madiun, Jumat (19/5/2017). Keempatnya ditahan setelah polisi memeriksa saksi dan barang bukti.

"Empat tersangka ditahan di sel tahanan Polres Madiun selama 20 hari ke depan. Empat tersangka kami jerat dengan pasal yang berbeda," ujar Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Madiun, AKP Hanif Fatih Wicaksono, Jumat (19/5/2017) siang.

Hanif mengatakan, empat tersangka yang ditahan berasal dari dua kubu perguruan pencak silat. Tiga tersangka yang dijerat pidana pengrusakan sepeda motor, berinisial AH (42), BS (34) dan AN (35).

Sementara satu tersangka berinisial B alias OKB dijerat dengan pidana membawa senjata tajam. Keempatnya diancam dengan hukuman di atas lima tahun penjara. 

Menurut Hanif, empat orang ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi memeriksa 11 saksi. Mengenai provokator yang mengerahkan massa, Hanif mengaku polisi masih menyelidikinya.

Namun ia menegaskan, peristiwa saat itu bukan bentrokan antar massa. Saat itu peristiwa bentrok hanya dua orang melawan masyarakat. Ia pun mengimbau agar semua pihak berpikir jernih sebelum bertindak dan mengutamakan penyelesaian masalah dengan bermusyawarah.

Kontributor Madiun, Muhlis Al Alawi

Tags
Jawa Timur
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help