TribunLampung/
Home »

News

» Jakarta

Curi Motor, Pemuda Asal Lamtim Ini Beraksi Menggunakan Senpi Rakitan

senjata api (senpi) rakitan itu diperoleh kedua pelaku tersebut dari rekannya asal Lampung yang tinggal di Tangerang, berinisial S.

Curi Motor, Pemuda Asal Lamtim Ini  Beraksi Menggunakan Senpi Rakitan
Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan
Polsek Tanjung Priok membekuk dua pelaku pencurian motor (curanmor) sindikat Lampung bersenjata api (bersenpi) rakitan yaitu IFS (23) dan HSN (22), di Jalan Sespaskes, Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (10/5/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Polsek Tanjung Priok membekuk dua pelaku pencurian motor (curanmor) sindikat Lampung bersenjata api (bersenpi) rakitan yaitu IFS (23) dan HSN (22), di Jalan Sespaskes, Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (10/5/2017).

IFS serta HSN yang tinggal di Desa Negara Batin, Jabung, Kabupaten Jabung Timur, Lampung, diketahui menjual hasil curiannya ke sebuah pasar penadah di Kawasan Bekasi-Tangerang.

"Jual sepeda motor hasil curian ke penadah di kawasan Bekasi dan Tangerang dengan harga Rp 1-2 juta per unit sepeda motor. Tergantung kondisi mesin. Saya lebih suka ambil sepeda motor matik gampang dihidupkan serta cepat lakunya di pasar. Kalau pistolnya itu punyanya teman saya. Bukan punya saya," papar HSN di Polsek Tanjung Priok, Jumat (19/5/2017).

Sementara, Kapolsek Tanjung Priok, Kompol France Yohanes Siregar mengatakan, senjata api (senpi) rakitan itu diperoleh kedua pelaku tersebut dari rekannya asal Lampung yang tinggal di Tangerang, berinisial S.

France membenarkan, kedua pelaku merupakan kelompok Lampung yang kerap beraksi di wilayah DKI Jakarta ini.

"Pelaku aksinya pakai senpi, serta tidak segan melukai korbannya apabila korban melakukan perlawanan. Korban yang kemarin juga dilukai dengan sajam, dan mereka siapkan senpi juga malah. Kedua pelaku ini, merupakan spesialis curanmor, residivis dalam melakukan aksinya. Keduanya mengambil sepeda motor yang kala pemiliknya memparkirkan yang di sembarang tempat dan tanpa pengawasan," tutur France.

France menerangkan, berawal kejadian ketika kedua oelaki tersebut berupaya mencuri roda dua milik seorang warga yang terparkir tepat di bibir Jalan Sespaskes, Sunter.

Namun, para pelaku ini apes lantaran saat ingin melakukan pengerusakan terhadap atop kontak motor itu dengan kunci letter T, tidak kunjung menyala.

"Keduanya berhasil merusak atop kontaknya di motor menggunakan kunci letter T di Jalan Sespaskes. Apesnya, motornya ini tak kunjung menyala," ucap France.

Hingga akhirnya, warga yang melihat aksi kedua pria pengangguran ini ya langsung diteriaki maling.

Halaman
123
Editor: taryono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help