TribunLampung/
Home »

News

» Jakarta

Curi Motor, Pemuda Asal Lamtim Ini Beraksi Menggunakan Senpi Rakitan

senjata api (senpi) rakitan itu diperoleh kedua pelaku tersebut dari rekannya asal Lampung yang tinggal di Tangerang, berinisial S.

Curi Motor, Pemuda Asal Lamtim Ini  Beraksi Menggunakan Senpi Rakitan
Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan
Polsek Tanjung Priok membekuk dua pelaku pencurian motor (curanmor) sindikat Lampung bersenjata api (bersenpi) rakitan yaitu IFS (23) dan HSN (22), di Jalan Sespaskes, Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (10/5/2017). 

Ketika dikejar, ada tim patroli buser melihat, serta terpaksa anggota berikan timah panas karena keduanya saat itu terlihat siap mengeker anggota dengan pistol rakitan yang dibawanya.

Mengingat pemberitaan sebelumnya perihal kasus curanmor bersenpi asal Lampung yang sempat terjadi di Kawasan Koja, Jakarta Utara berinisial AH (20) beberapa waktu lalu, diakui France, pihaknya masih lakukan penyeledikan soal ada kaitannya atau tidak dengan kedua pelaku ranmor di Tanjung Priok (HSN dan IFS) tersebut.

"Soal AH (20) pelaku curanmor bersenpi yang menembak anggota polisi serta warga di Koja kala itu, masih kami selidiki ya," katanya.

Penyelidikan terkait apakah dengan tersangka yang kami tangkap ini, yaitu HSN dan IFS ada keterkaitan atau tidak.

"Cuma memang, senjata rakitan milik HSN dan IFS ini ya revolver juga sama seperti di Koja. Cuma, beda modelnya saja. Kita akan cek juga nanti terkait sindikatnya sama atau tidak," kata France.

Akan tetapi, France mengatakan jika jajaran Polsek Tanjung Priok bersama Polres Metro Jakarta Utara masih memburu pemilik pistol rakitan yang dibawa HSN dan IFS, yaitu S, dan penadah asalnya Lampung di Pasar penadah Kawasan Bekasi-Tangerang berinisial J.

"Motor hasil curian kedua pelaku ini dijualnya dalam bentuk satuan. Mereka mengakui lebih sering menncuri motor jenis skuter matik. Dua pemuda ini menjualnya ke J, yang harganya ya capai Rp 2 jutaan. Kalau jelek, Rp 1 jutaa, dan kami juga memburu J dan pemilik asli rakitan senpi yang dibawa HSN dan IFS yakni S. Kami pun menyita beberapa barang bukti yakni dua pucuk senpi revolver rakitan," jelasnya

Ia melanjutkan, empat butir peluru kaliber 38, lima Maya kunci T, dua buah kunci magnet, dua ponsel, dua dompet, dua sepeda motor Honda Beat dengan nomor plat B-3391-UKH dan E-3115-YAL.

Dua pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dan mereka juga dikenakan pasal 1 ayat 1 Undang Undang Darurat 12/1951 tentang kepemilikan senpi.

Sementara itu, kelompok lain yang juga telah diungkap Polsek Tanjung Priok. Tiga pelaku curanmor yang berasal dari daerah Papanggo, Tanjung Priok, yakni berinisial AA (19), PJ (17) dan EP (42).

Halaman
123
Editor: taryono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help