TribunLampung/

Meski Fisik Terbatas, Mukhlis Semangat Kayuh Sepeda Puluhan Kilo Jual Telur Asin

Ya tidak langsung laku, tapi kadang ada yang mborong, cepet larisnya. Kalau tidak ya enggak apa-apa, kadang ada yang beli di rumah.

Meski Fisik Terbatas, Mukhlis Semangat Kayuh Sepeda Puluhan Kilo Jual Telur Asin
Mukhlis Eko Nugroho (28) di Sukoharjo giat menjual telur asin demi membantu orangtua meski memiliki keterbatasan fisik.(KOMPAS.com/M Wismabrata) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SUKOHARJO - Mukhlis Eko Nugroho (28) mengaku punya keinginan yang besar untuk mencari nafkah demi membantu kedua orangtuanya. Keinginan itu melebihi keterbatasan fisik yang dimilikinya sejak lahir.

Meskipun hanya berjualan telur asin dengan mengayuh sepeda, Mukhlis berharap sudah membantu kedua orangtuanya.

Senyum lebar dan sinar mata penuh semangat terasa saat berbincang dengan Muchlis di rumahnya di Krangan, Kelurahan Nggeneng, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, hari Kamis (18/5/2017).

Didampingi ibunya, Sumirih (51), Mukhlis bercerita awal mula dirinya berjualan telur asin. Sumirih kadang menerjemahkan apa yang dimaksud buah hatinya.

Mukhlis mengalami kesulitan untuk bertutur layaknya orang biasa. Hanya orang terdekat yang mampu memahami maksud ucapannya.

Namun demikian, dia mengaku pernah mewakili sekolahnya dalam lomba baca puisi tingkat nasional di Bandung. 

"Waktu sekolah, anak saya sering ikut lomba, dan pernah mewakili sekolahnya lomba baca puisi. tidak dapat juara, hanya juara harapan. Itu sekitar tahun 2006," kata Sumirih, Kamis (18/5/2017).

Setelah lulus sekolah, Muchlis yang gemar bersepeda, meminta izin untuk bekerja membantu orangtua.

"Saat itu saya tidak izinkan karena kondisi anak seperti itu. Mau bekerja apa. Lalu, ada tawaran untuk berjualan telur asin. Kebetulan anak saya suka sekali bersepeda. Saat itu, saya masih kepikiran, nanti kalau ada apa apa di jalan. Lalu saya izinkan tetapi jam satu siang harus sudah pulang," kata Sumirih.

Awalnya, 50 butir telur asin dibawa Mukhlis keliling kampung untuk dijajakan dari rumah ke rumah. Hingga saat ini, Mukhlis dipercaya oleh pemasoknya untuk menjajakan 150 butir telur asin per hari.

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help