TribunLampung/

Pemkab Tegal Tutup 4 Lokalisasi, Setiap PSK Diberi Bantuan Rp 5,5 Juta

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Nurhayati menyatakan, ada empat tempat prostitusi yang ditutup, di Kecamatan Kramat dan Suradadi.

Pemkab Tegal Tutup 4 Lokalisasi, Setiap PSK Diberi Bantuan Rp 5,5 Juta
Kompas.com
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SLAWI - Pemkab Tegal dan Kemensos menutup tempat prostitusi di wilayah pantai utara (pantura) Kabupaten Tegal, Jumat (19/5/2017).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Nurhayati menyatakan, ada empat tempat prostitusi yang ditutup, di Kecamatan Kramat dan Suradadi.

Di Kecamatan Kramat, tempat prostitusi yang ditutup adalah Turunan di Desa Maribaya, Gang Sempit di Desa Kramat, dan Wandan di Desa Munjungagung.

Serta, tempat prostitusi Peleman di Desa Sidaharjo, Kecamatan Suradadi.

"Eks penghuni mendapatkan bantuan berupa uang senilai Rp 5,5 juta, dan sudah mendapatkan keterampilan," kata Nurhayati saat seremonial penutupan.

Jumlah PSK di Peleman sebanyak 208 orang, Wandan 113 orang, Gang Sempit sebanyak 49 orang, dan di Turunan sebanyak 54 orang.

Menurutnya, rencana penutupan sebelumnya sudah melalui berbagai tahapan.

Di antaranya, pendataan jumlah PSK, mengadakan rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan, dan sosialisasi di tempat prostitusi yang akan ditutup.

Dalam kegiatan seremonial itu, sejumlah eks penghuni juga langsung dipulangkan ke daerah asal di luar Kabupaten Tegal.

"Untuk luar provinsi, yang akan memulangkan Dinas Sosial Provinsi Jateng yang berhak," jelasnya.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help