TribunLampung/

Tren Kuliner Indonesia di Mata Anak Muda

Dengan bercerita, storytelling. Ada blog, ada Instagram. Kita bisa membedah makanan Indonesia, mulai dari gula, bumbunya.

Tren Kuliner Indonesia di Mata Anak Muda
KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO - Makanan ikan bakar sambal dabu-dabu racikan Restoran Kaum Jakarta, Senin (22/5/2017). Restoran Kaum Jakarta adalah cabang ketiga Restoran Kaum setelah buka di Hongkong dan Bali. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Meluangkan waktu untuk bersantai dengan wisata kuliner tentu mengasyikkan. Saat ini, ada banyak pilihan restoran yang menyediakan makanan dan minuman dari Indonesia hingga mancanegara.

Soal selera makanan, tentu urusan pribadi. Namun, bagaimana tren menyantap makanan Indonesia di mata anak muda?

Menurut Brand Director Kaum, Lisa Virgiano, anak muda sebenarnya telah mengetahui keberadaan makanan-makanan Indonesia lantaran layak mendapatkan perhatian dunia.

"Kenapa makanan Indonesia itu rumit, kaya rasa, dan besarnya value makanan Indonesia itu belum sampai ke sana," kata Lisa kepada KompasTravel beberapa waktu lalu.

Menurutnya, tren anak muda untuk mengetahui cerita di balik makanan Indonesia telah tumbuh. Ia mencontohkan dengan salah satu makanan Indonesia yang disajikan di Kaum Restoran Seminyak Bali.

"Anak-anak muda sudah penasaran dengan makanan berdasarkan pengalaman di Bali. Menu bobor kelor itu top selling. Itu makanan kami sajikan dengan cerita," tambahnya.

Lisa menganggap tren anak muda untuk menikmati makanan Indonesia akan terus meningkat. Tantangan ke depan adalah bagaimana mengemas makanan Indonesia agar bisa digemari anak muda.

"Dengan bercerita, storytelling. Ada blog, ada Instagram. Kita bisa membedah makanan Indonesia, mulai dari gula, bumbunya. Kita pay attention," jelasnya.

Wahyu Adityo Prodjo

Tags
Kuliner
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help