TribunLampung/

Benarkah Orang yang Bertubuh Pendek Berpotensi Panjang Umur?

Beberapa orang merasa kurang percaya diri karena bertubuh pendek. Banyak di antaranya yang berangan-angan memiliki tubuh lebih tinggi dan mencoba berb

Benarkah Orang yang Bertubuh Pendek Berpotensi Panjang Umur?
ilustrasi pendek(Vstock LLC) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Beberapa orang merasa kurang percaya diri karena bertubuh pendek. Banyak di antaranya yang berangan-angan memiliki tubuh lebih tinggi dan mencoba berbagai cara agar ia tidak perlu mendongak saat bicara dengan orang lainnya.

Meski tubuh pendek kerap dianggap kurang menarik, kurang berkuasa, kurang sukses, dan sering menjadi bahan olok-olok, ternyata ada beberapa keuntungan menjadi orang pendek berdasarkan penelitian ilmiah.

Otak menerima informasi lebih cepat

Menurut ahli saraf David Eagleman, sensor informasi pada orang pendek memerlukan lebih sedikit waktu untuk menuju otak.

Menurut Eagleman, otak manusia menerima data sensor dari berbagai bagian tubuh dengan kecepatan berbeda, sehingga ia menyamakan kecepatannya berdasarkan proses yang paling lambat. Ini berarti, orang yang berbadan tinggi akan lebih lambat merasakan sentuhan pada ujung kakinya dibanding orang pendek.

Mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah

Orang dengan badan tinggi memiliki risiko lebih tinggi 2,6 kali terkena venous thromboembolisms, atau penyumbatan pembuluh darah. Ini merupakan hasil penelitian Universitas Tromso di Norwegia yang membandingkan tinggi, berat badan, dan catatan kesehatan 27.000 orang.

Mereka juga mendapati bahwa orang yang gemuk lebih mungkin terkena penyumbatan ini. Artinya, bila Anda tidak berbadan tinggi, jangan lalu melebarkan ukuran pinggang sebagai kompensasinya.

Risiko kanker lebih rendah

Bagi pria, risiko terkena berbagai jenis kanker akan naik 11 persen setiap pertambahan tinggi 10 cm, menurut riset dari Universitas Stockholm yang mempelajari data dari 5,5 juta orang. Temuan ini memperkuat riset sebelumnya yang mengaitkan kanker prostat dengan tinggi badan.

Halaman
12
Tags
Jepang
Editor: soni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help