TribunLampung/

Ini Bahayanya Sering Membunyikan Leher Pegal Sampai Bunyi "Krek"

Memang benar usai leher berbunyi “krek” ada sensasi ringan dan enak di seputar pundak, leher, dan kepala. Bahkan rasa pegal menghilang seketika.

Ini Bahayanya Sering Membunyikan Leher Pegal Sampai Bunyi
ISTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pernah merasakan pegal di area pundak dan leher, kan?

Entah karena segudang aktivitas yang mengharuskan kita duduk di depan layar komputer atau baru saja membawa beban yang berat di dalam ransel.

Yang pasti rasa pegal tersebut sangat mengganggu aktivitas. Tak jarang orang yang terbiasa membunyikan leher mereka untuk meredakan rasa pegal.

Menurut  mereka, memang benar usai leher berbunyi “krek” ada sensasi ringan dan enak di seputar pundak, leher, dan kepala. Bahkan rasa pegal menghilang seketika.

Namun, menurut dr. Yudha Turana, Sp.S., membunyikan leher tidak pernah disarankan, apa pun alasannya. 

“Membunyikan leher dapat membuat leher cedera. Bahkan aktivitas membunyikan leher dapat berisiko pengapuran di usia senja nanti,” jelasnya kepada NOVA.id di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.

Ia pun mengingatkan agar kita tidak mudah terbawa sensasi nikmat usai membunyikan leher. Lebih baik pikirkan efek jangka panjangnya.

"Bukan masalah enaknya sekarang, tapi pikirkan efeknya ke depan!" imbaunya.

Sebaiknya, jika memang rasa pegal di area pundak semakin mengganggu kita mencari tahu terlebih dahulu apa penyebab‎nya.

“Rasa pegal di pundak memiliki beberapa penyebab, antara lain masalah otot dan saraf tertekan. Bayangkan jika rasa pegal kita karena dua masalah tersebut. Membunyikan leher justru akan memperkeruh kondisi.”

Lalu bolehkah meredakan rasa pegal dengan teknik pijat?

Sebelum kita memutuskan untuk memijat area pundak dan ‎leher, saran Yudha, terlebih dahulu pastikan penyebab rasa pegal tersebut.

“Jika sudah mengetahui penyebab dan tidak ada masalah serius, teknik pijat diperbolehkan asal dilakukan oleh tenaga professional,” terangnya.

Reporter : Menda Clara Florencia

Tags
Leher
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tabloid Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help