TribunLampung/

Polisi Duga Dua Mayat Mengambang di Telukbetung Selatan Akibat Tenggelam di Laut

Petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda luka kekerasan di masing-masing tubuh kedua jenazah kakak beradik tersebut.

Polisi Duga Dua Mayat Mengambang di Telukbetung Selatan Akibat Tenggelam di Laut
Tribunlampung/Heriza
Kapolsek Telukbetung Selatan Komisaris Listiyono Dwi Nugroho 

Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammad Heriza

TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dua jenazah kakak beradik Aris Munandar (19) dan Satria Afreza (10) yang ditemukan mengapung di perairan Telukbetung Selatan, Minggu (18/6/2017), diduga meninggal akibat tenggelam di laut. 

Kapolsek Telukbetung Selatan Komisaris Listiyono Dwi Nugroho mengatakan, setelah polisi mengevakuasi kedua jenazah dari lokasi tempat penemuan mayat, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda luka kekerasan di masing-masing tubuh kedua jenazah kakak beradik tersebut.

"Dugaan polisi sementara menyimpulkan, keduanya meninggal karena tenggelam di laut, " Ujar Listiyono, Senin, (19/6)

Menurut Listiyono, karena kedua jenazah sudah teridentifikasi dan diketahui oleh pihak keluarganya. Kedua jenazahnya pun langsung dijemput pulang pihak keluarganya dari kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeluk (RSUAM) dan sudah dimakamkan. tuturnya

"Jenazah dibawa pulang keluarganya tadi malam, Minggu,(18/6) sekitar pukul 21.30 Wib," imbuhnya

Menurut keterangan pihak keluarga, kedua kakak beradik itu pergi dari rumah satu hari sebelum penemuan mayat. Keduanya pergi karena mencari rongsok. Aris yang penyandang tuna rungu dan adiknya Satria ternyata tidak jua pulang ke rumah setelah satu hari.

Ternyata kakak beradik ini sudah ditemukan tewas terapung di perairan di Sukaraja, Telukbetung Selatan. Mayat keduanya ditemukan di tempat dan waktu terpisah oleh nelayan dan warga.

Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help