Mahkamah Agung Venezuela Digranat dari Udara

Helikopter menjatuhkan dua granat di gedung Mahkamah Agung Venezuela dalam sebuah "serangan teror" terhadap pemerintahannya.

Mahkamah Agung Venezuela Digranat dari Udara
(LEO RAMIREZ / AFP)
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, CARACAS - Helikopter menjatuhkan dua granat di gedung Mahkamah Agung Venezuela dalam sebuah "serangan teror" terhadap pemerintahannya.

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mengungkapkan hal itu dalam sebuah pidato pada Selasa (26/6/2017) waktu setempat, seperti dilaporkan kantor berita Perancis, AFP, Rabu (28/6/2017).

Walaupun demikian, granat tersebut gagal meledak.

"Saya telah mengaktifkan seluruh angkatan bersenjata untuk menjaga perdamaian," katanya dalam sambutan yang disampaikan dari istana kepresidenan Miraflores.

Maduro mengatakan bawah dia telah memerintahkan militer untuk waspada tinggi dalam menanggapi dugaan penyerangan tersebut.

Menurut keterangan pemerintah, seperti dilaporkan BBC News, seorang perwira militer telah membajak satu helikopter milik polisi dan menerbangkannya ke Caracas, ibu kota Venezuela.

Berbagai video di media sosial memperlihatkan adegan ketika sebuahhelikopter terbang di atas kota Caracas dan bunyi ledakan keras terdengar.

Maduro mengatakan sejumlah granat telah dijatuhkan dalam serangan itu.

Dia berjanji aparat keamanan akan menangkap mereka yang berada di balik aksi tersebut.

"Cepat atau lambat, kita akan menangkap helikopter itu dan mereka yang melakukan serangan teror ini," katanya, seperti disampaikan AFP.

Editor: taryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved