TribunLampung/

Nissan Tetap Pertahankan Infiniti Meski Tak Laku

Walau kelihatannya terpuruk dan tidak terlihat ada usaha pengembangan signifikan, NMI tetap mempertahankan operasi merek Infiniti di dalam negeri.

Nissan Tetap Pertahankan Infiniti Meski Tak Laku
KompasOtomotif/Febri Ardani
SUV atas Infiniti QX80 meluncur di Jakarta, Rabu (7/10/2015). Harganya Rp 2,599 milar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA – Nissan Motor Indonesia (NMI) mengoperasikan tiga merek yakni, Datsun buat segmen bawah, Nissan untuk pasar menengah, dan Infiniti yang mengincar konsumen kelas atas.

Dari ketiganya, Infiniti merupakan merek yang paling tidak berkembang.

Dinilai dari penjualan, kondisi Infiniti memang tidak membanggakan.

Setiap tahun, penjualannya tidak pernah sampai 20 unit.

Tahun ini, sampai Mei, belum ada rekaman penjualan.

Walau kelihatannya terpuruk dan tidak terlihat ada usaha pengembangan signifikan, NMI tetap mempertahankan operasi merek Infiniti di dalam negeri.

“Mengapa Infiniti ada di Indonesia? Karena, pasarnya itu ada. Ketika bermain di segmen itu, memang ada risikonya. Tidak mudah memang, tapi masih dipertahankan sampai sekarang,” ucap GM Strategy Marketing NMI, Budi Nur Mukmin, di Jakarta, Senin (12/6/2017).

Hasil penjualan Infiniti selama ini tidak mengkhawatirkan buat NMI.

Sebab, jumlahnya dirasa wajar jika dibandingkan skala bisnis Infiniti di Indonesia.

“Itu sudah start yang memadai untuk berkembang. Mungkin butuh 10–15 tahun buat Infiniti,” kata Budi. 

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: otomania.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help