TribunLampung/

Penumpang Keluhkan Keterlambatan Penerbangan, Begini Penjelasan Garuda Indonesia

Lampu tersebut menunjukkan ambang batas landasan yang memancarkan cahaya hijau, jika dilihat oleh penerbang pada arah pendaratan.

Penumpang Keluhkan Keterlambatan Penerbangan, Begini Penjelasan Garuda Indonesia
Kompas Images
Pesawat Garuda Indonesia di apron Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Sejumlah penumpang maskapai Garuda Indonesia mengeluhkan keterlambatan (delay) penerbangan, yang terjadi di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (7/7/2017).

Keluhan-keluhan tersebut disampaikan melalui media sosial. 

Menanggapi hal itu, manajemen Garuda melalui pelaksana harian VP Corporate Secretary Garuda Indonesia, Hengki Heriandono, membenarkan adanya keterlambatan tersebut.

Hengki memaparkan, keterlambatan terjadi bukan karena masalah operasional, melainkan karena adanya dampak dari penutupan satu landasan pacu (runway) di bandara pada Jumat (7/7/2017) sore.

"Beberapa penerbangan Garuda Airlines di Cengkareng delay hari ini bukan karena operasional Garuda Airlines tapi karena traffic impact dari penutupan satu runway di Cengkareng tadi sore," ucap Hengki saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (7/7/2017).

Hengki melanjutkan, penutupan karena sedang dilakukan pemasangan lampu threshold.

Lampu tersebut menunjukkan ambang batas landasan yang memancarkan cahaya hijau, jika dilihat oleh penerbang pada arah pendaratan.

Pemasangan lampu threshold itu dilakukan di runway utara.

Sehingga, penerbangan harus dialihkan melalui runway selatan.

"Karena impact hari ini, pergerakan runway utara dialihkan ke runway selatan karena pemasangan lampu threshold di runway utara. Sehingga, beberapa flight saat itu di-hold oleh pemandu lalu lintas udara," tutur Hengki.

BACA JUGA: Pemerintah Targetkan Jakarta-Surabaya Sudah Tersambung Tol pada 2018

Garuda juga akan tetap berupaya memastikan keberangkatan, dan memberikan kompensasi delay kepada penumpang.

"GA telah memberikan kompensasi delay kepada penumpang sesuai ketentuan, dan tetap berupaya memastikan keberangkatan penumpang," kata Hengki.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help