TribunLampung/

Cara Terbaik Menyampaikan Kabar Buruk Kepada Seseorang

Biarkan orang (yang nantinya akan menerima berita buruk) berbicara, setelah kita gelontorkan beberapa pertanyaan sederhana.

Cara Terbaik Menyampaikan Kabar Buruk Kepada Seseorang
Intisari online
Cara Terbaik untuk Menyampaikan Berita Buruk

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam hidup, kita tidak akan pernah luput untuk menerima kabar buruk.

Selayaknya yin dan yang, selalu ada dua sisi untuk setiap hal. Baik dan buruk. Sedih dan bahagia.

Salah satu tantangan sulit bagi seseorang adalah mengirimkan kabar buruk sampai ke penerimanya dengan tepat. Kenapa sulit?

Anda harus bersiap untuk menghadapi reaksi kesedihan paling buruk di depan mata Anda, tanpa Anda sendiri bisa berbuat apa-apa.

Seolah Anda ingin secepatnya saja melarikan diri, bahkan kalau bisa tidak harus menyampaikan kabar buruk tersebut kepada orang tertentu. Sayangnya, ... Anda harus.

Dr. Robert Buckman (50) adalah dokter spesialis kanker dan pengajar di Universitas Cambridge, kerap mengajarkan dokter-dokter cara untuk menyampaikan kabar buruk dengan sebaik-baiknya.

Jaga emosi Anda. Jangan sampai emosi Anda mengganggu kejelasan kabar yang ingin disampaikan.

Dokter Buckman menyatakan, hal yang paling sulit tapi tidak terelakkan adalah memberitahu para pasiennya bahwa mereka mengidap penyakit.

Kadang-kadang malah penyakit mematikan. Namun, Buckman berbagi cara-cara paling baik untuk menyampaikan berita buruk.

Caranya ternyata sederhana. Mulailah dengan mendengarkan, alih-alih berbicara.

Halaman
12
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help